Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Timbang Menimbang Yield Dividen Induk Vidio.com (SCMA)
Lihat Foto
Premium

Timbang Menimbang Yield Dividen Induk Vidio.com (SCMA)

Surya Citra Media (SCMA), induk Vidio.com, memutuskan untuk berbagi dividen lagi. Seberapa menarik yield dividen yang ditawarkan?
Dewi Fadhilah Soemanagara & Herdanang Ahmad Fauzan
Dewi Fadhilah Soemanagara & Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
30 Juni 2022 | 08:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah puasa pada tahun lalu, emiten crazy rich Edy Sariaatmadja PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) kembali mengguyur pemegang saham dengan dividen. Namun, usai diketok palu pada Rapat Umum Pemegang Saham kemarin (29/6/2022), kepastian dividen ini urung membuat saham induk platform Vidio.com tersebut jadi incaran investor.

Dalam perdagangan Rabu (29/6), saham SCMA justru mengalami koreksi tipis 1,71 persen ke level harga Rp230 per saham. Sepanjang hari, nilai transaksi saham SCMA yang berkisar Rp13,1 miliar lebih rendah dari nilai Rp19,5 miliar sehari sebelumnya. Investor asing pun lebih banyak mengobral, dengan pembukuan net sell Rp3,1 miliar, lebih besar dari net sell Rp1,3 miliar di hari sebelumnya.

Koreksi kemarin semakin memperdalam tren penurunan label saham SCMA yang telah merosot 29,4 persen dari posisi Rp326 per saham secara tahun berjalan alias year to date (ytd).

Urung bergairahnya minat investor publik, pada dasarnya, dapat dimaklumi. Ini mengingat secara rasio maupun prospek yield, dividen yang ditawarkan SCMA tidak begitu menggoda.

Sebagai konteks, SCMA menetapkan bahwa dividen final yang akan mereka bagikan dari tahun buku 2021 adalah Rp184,92 miliar, atau Rp2,5 per saham. Bila ditarik ke nominal laba Rp1,33 triliun yang mereka raup tahun lalu, dividend payout ratio (DPR) berada di kisaran 14 persen saja. Angka ini relatif kecil bila dibandingkan, misalnya, dengan kali terakhir SCMA membagi dividen tahun buku 2019 di mana mereka mengucurkan DPR sekitar 35 persen.

DPR yang relatif kecil inilah yang kemudian membuat yield, atau potensi return dividen atas modal beli saham baru, juga tergolong mini. Dengan asumsi investor melakukan pembelian pada harga penutupan Rabu (29/6) yang senilai Rp230 per saham misal, yield dividen yang bisa didapat dari SCMA hanya 1,08 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top