Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Kelapa sawit ditumpuk di atas sebuah truk di Penajam, Kalimantan Timur, Rabu (27/11/2019). - Bloomberg/Dimas Ardian
Lihat Foto
Premium

Importir India Mulai Kewalahan Beli CPO

Importir minyak nabati, terutama CPO asal India mulai kewalahan untuk membeli komoditas itu lantaran harganya di pasar global yang terlampau tinggi.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
07 Maret 2022 | 07:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Para pembeli minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya asal India mulai kewalahan untuk melakukan impor komoditas tersebut. Harga yang terus meroket menjadi alasannya.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (3/7/2022) para importir asal India telah memulai proses pembatalan pembelian CPO sejak pekan lalu.

Hal itu tak lepas dari kondisi harga CPO di pasar global yang mulai kesulitan untuk dipenuhi oleh para importir asal India.

Salah satu perusahaan pedagang dan perantara produk CPO asal India yakni Sunvin Group bahkan telah melakukan pembatalan pembelian CPO sebanyak 100.000 ton pada pekan lalu.

“Kami tidak bisa membeli dengan harga saat ini. Kehancuran permintaan sedang terjadi," ujarnya, CEO Sunvin Group Sandeep Bajoria, seperti dikutip dari Bloomberg.

Sandeep memperkirakan, impor CPO India akan turun menjadi 500.000 ton pada Maret, dari sekitar 525.000 ton pada Februari. Dia pun memperkirakan, aktivitas impor CPO akan kembali turun secara tajam pada April 2022 apabila harga komoditas itu tetap berada di level tertingginya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top