Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pengiriman Mobil Domestik Menanjak, Kinerja IPCC Meningkat pada Semester I/2021

Mulai pulihnya permintaan otomotif masyarakat yang diikuti dengan kebijakan pemerintah memberikan relaksasi keringanan pajak berimbas positif pada industri otomotif.
Mobil diparkir di kawasan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) di Jakarta, Rabu (12/9/2018)./JIBI-Abdullah Azzam
Mobil diparkir di kawasan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) di Jakarta, Rabu (12/9/2018)./JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) mencatat pertumbuhan kinerja pada paruh pertama tahun 2021, didorong oleh peningkatan pengiriman mobil domestik.

Investor Relations Indonesia Kendaraan Terminal Reza Priyambada menuturkan mulai pulihnya permintaan otomotif masyarakat yang diikuti dengan kebijakan pemerintah memberikan relaksasi keringanan pajak berimbas positif pada industri otomotif.

Hal ini turut berpengaruh positif pada kegiatan bongkar muat di Terminal kelolaan emiten berkode IPCC tersebut.

"Di semester kedua tahun ini, manajemen berharap kondisi ekonomi Indonesia dapat terus terjadi pemulihan sehingga dapat memperbaiki kinerja operasional dan keuangan lebih baik dari tahun lalu," katanya, Rabu (7/7/2021).

Jika dicermati secara akumulasi, sepanjang semester I/2021 lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu

Sepanjang semester I/2021, di Terminal Domestik, tercatat sebanyak 84.759 unit CBU telah dilakukan bongkar muat dengan kenaikan 51,69 persen (YoY).

Di segmen alat berat, tercatat 10.717 unit atau lebih tinggi 42,29 persen (YoY) dibandingkan periode 6 bulan pertama di tahun lalu. Sedangkan suku cadang, tercatat 12.836 M3 atau naik 814,58 persen.

Pencapaian di bulan Juni 2021 terlihat lebih tinggi dari tahun lalu karena pada tahun lalu kondisi Terminal IPCC terkena dampak dari adanya Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan penurunan layanan bongkar muat di Terminal IPCC.

Terjadinya penurunan tersebut juga tidak terlepas dari jumlah kargo kendaraan beserta spareparts yang mengalami penurunan jumlah, baik yang datang dari pabrikan untuk diekspor dan dikirim ke area di luar Jakarta maupun kargo kendaraan yang datang dari luar (impor).

Di sisi lain, meningkatnya kembali wabah penyebaran Covid-19 diharapkan tidak menghalangi industri otomotif maupun industri terkait lainnya untuk tetap bertumbuh dengan adanya program vaksinasi massal dan penanggulangan tepat guna penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper