Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Wajah Bung Karno dan Bung Hatta terpampang dalam uang kertas pecahan Rp100.000. - Bloomberg/Brent Lewin
Premium

Historia Bisnis : Saham BUMI Dipakai Bayar Utang

04 Juni 2021 | 10:30 WIB
Selain saham BUMI, Grup Bakrie menegosiasikan saham perusahaan lain sebagai opsi pemenuhan restrukturisasi utang Rp533 miliar.

Bisnis.com, JAKARTA — Grup Bakrie bernegosiasi dengan BPPN terkait skema restrukturisasi utang Rp533 miliar 21 tahun silam. Salah satu opsi pembayaran yakni dengan menggunakan saham BUMI.

Bumi Resources tidak lahir sebagai produsen batu bara. Perjalanan emiten Grup Bakrie itu bermula dari PT Bumi Modern yang berdiri pada 1973.

Awalnya, Bumi Modern menjalankan bisnis di bidang hotel dan jasa wisata. Perseroan akhirnya menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada 1990 dan mendapatkan kode saham BUMI.

Grup Bakrie datang 7 tahun kemudian. PT Bakrie Capital Indonesia (BCI) mengakuisisi 58,15 persen saham Bumi Modern dari Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 pada 1997.

Setelah Grup Bakrie masuk, perubahan terjadi. RUPSLB yang berlangsung pada 31 Agustus 1998 memutuskan perubahan bisnis utama Bumi Modern menjadi minyak, gas alam, dan pertambangan.

Dua tahun berselang, Grup Bakrie yang memiliki kebutuhan restrukturisasi utang senilai Rp533 miliar berencana menggunakan saham BUMI sebagai pembayaran.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top