Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha
Premium

Waspada di Balik Tren Apik Emiten BUMN

18 Januari 2021 | 06:23 WIB
Sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatatkan harga saham yang mumpuni sepanjang tahun ini. Namun demikian, para investor tetap diminta untuk mewaspadai tren positif tersebut.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berhasil mencatatkan lesatan harga yang mumpuni sepanjang tahun ini.

Tengok saja indeks IDC BUMN20 yang menjadi juara di antara indeks tematik lain. Sepanjang 2021 ini indeks IDX BUMN202 naik dengan 11,38 persen secara year to date (ytd).

Sekedar catatan, hingga 15 Januari 2021lalu, indeks tersebut naik itu hampir dua kali lipat dari laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 6,6 persen ke level 6.373,41 secara ytd.

Indeks dengan konstituen 20 emiten BUMN hanya kalah dari indeks Jakmine yang melaju 15,34 persen pada periode yang sama.

Kenaikan harga saham tertinggi sejak awal tahun di dalam indeks IDX BUMN20 dicetak oleh saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang melambung 61,24 persen menjadi Rp3.120 per saham.

Selanjutnya saham PT Timah Tbk. (TINS) juga meroket 57,58 persen menjadi Rp2.340 per saham.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top