Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Keren! Ada Corona, Investor Pasar Modal Malah Tumbuh Dua Digit

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan jumlah investor pasar modal terus mengalami peningkatan. Pihaknya mencatat total single investor identification (SID) mencapai 3,23 juta per 25 September 2020.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  12:40 WIB
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19, minat masyarakat untuk masuk ke pasar modal terus bertumbuh. Hal itu tercermin dari jumlah investor pasar modal terus bertambah hingga akhir September 2020.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan jumlah investor pasar modal terus mengalami peningkatan. Pihaknya mencatat total single investor identification (SID) mencapai 3,23 juta per 25 September 2020.

“Naik 30 persen jika dibandingkan dengan 2,48 juta SID per 31 Desember 2019. Hal ini membuktikan kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia masih terus meningkat,” ujarnya dalam seminar rangkaian Capital Market Summit & Expo 2020, Selasa (20/10/2020).

Hoesen mengatakan OJK telah mengeluarkan setidaknya 35 kebijakan di bidang pasar modal sepanjang 2020. Langkah itu sebagai respons dampak pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa kebijakan yang dikeluarkan fokus kepada tiga aspek. Pertama, relaksasi bagi industri sebanyak 12 kebijakan.

Kedua, pengendalian volatilitas dan menjaga kestabilan pasar modal serta sistem keuangan meliputi sembilan kebijakan. Ketiga, kemudahan perizinan dan penyampaian dokumen serta pelaporan yang meliputi empat kebijakan.

“Dalam hal diperlukan, OJK akan kembali mengeluarkan stimulus untuk menjaga stabilitas pasar modal Indonesia,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bursa efek indonesia investor
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top