Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Premium

Emiten Bertato 'M' Bertambah, Siapa Saja yang Masuk Daftar BEI?

07 Agustus 2020 | 11:00 WIB
PT Armidian Karyatama Tbk. menambah jumlah emiten yang berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Siapa saja penghuni daftar ini?

Bisnis.com, JAKARTA — Jumlah emiten yang tersangkut perkara utang di pengadilan kembali bertambah. Terbaru, PT Armidian Karyatama Tbk. yang telah ditetapkan berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Sementara oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 27 Juli 2020.

Lewat pengumuman di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/8/2020), emiten berkode saham ARMY itu menjelaskan status ini bakal memiliki beberapa dampak.

“Selama proses PKPU berlangsung, manajemen perseroan tidak dapat melakukan kepengurusan yang berhubungan dengan kepemilikan atas seluruh atau sebagian harta perseroan tanpa persetujuan pengurus PKPU,” papar Sekretaris Perusahaan PT Armidian Karyatama Yudi Darmawan.

Rapat kreditur pertama dijadwalkan digelar pada Kamis (6/8). Kemudian, pencocokan piutang diagendakan pada 27 Agustus, disusul rapat pembahasan perdamaian dengan kreditur pada 4 September dan persidangan pada 9 September.

Masuknya ARMY dalam status PKPU sementara menandai dua hal.

Pertama, makin banyaknya perusahaan yang mendapat stempel M, yang menandai emiten terkait mendapat permohonan PKPU, di BEI. Hingga Jumat (7/8) pagi, setidaknya ada enam perusahaan yang telah masuk daftar ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top