Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permintaan SUN Kembali Naik, Pemerintah Serap Rp22 Triliun

Total penawaran yang masuk pada lelang SUN hari ini, Selasa (28/7/2020) mencapai Rp72,8 triliun.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  18:00 WIB
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com,JAKARTA — Penawaran yang masuk ke dalam lelang surat utang negara kembali naik setelah sempat tergerus sebelumnya.

Lewat siaran pers Selasa (28/7/2020), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan hasil lelang tujuh seri surat utang negara (SUN). Hasilnya, total penawaran yang masuk senilai Rp72,78 triliun.

Penawaran yang masuk kembali naik setelah pada lelang pekan lalu hanya menghimpun Rp61,16 triliun. Jumlah itu di bawah prediksi sejumlah analis.

Secara detail, penawaran terbanyak masuk untuk seri FR0082 senilai Rp21,35 triliun. Seri itu akan jatuh tempo pada 15 September 2030 atau memiliki tenor 10 tahun. Jumlah nominal yang dimenangkan oleh pemerintah untuk FR0082 senilai Rp4,750 triliun. Imbal hasil rata-rata terimbang yang dimenangkan 6,81 persen.

Penawaran terbesar kedua masuk untuk seri FR0081 senilai Rp17,479 triliun. Seri itu akan jatuh tempo 15 Juni 2025 dengan yield tertinggi yang masuk 6,10 persen. Dari situ, jumlah nominal yang dimenangkan untuk FR0081 senilai Rp7,22 triliun. Imbal hasil rata-rata terimbang yang dimenangkan senilai 5,9447 persen.

Adapun, dari total penawaran yang masuk, total nominal yang dimenangkan oleh pemerintah senilai Rp22,00 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi surat utang negara
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top