Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cartesi Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

Cartesi mulai dapat diperjual belikan pada hari ini, 14 Juli 2020 dan dapat diperdagangkan dengan Bitcoin (BTC) maupun USD Tether (USDT). 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  14:49 WIB
Cartesi Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto
Cartesi Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

Bisnis.com, JAKARTA - Tokocrypto, pedagang aset kripto teregulasi di Indonesia resmi memperdagangkan Token Cartesi (CTSI), Sistem Operasi untuk DApps yang menjembatani perangkat lunak open-souce Linux dengan teknologi Blockchain.

Cartesi mulai dapat diperjual belikan pada hari ini, 14 Juli 2020 dan dapat diperdagangkan dengan Bitcoin (BTC) maupun USD Tether (USDT). 

Baru-baru ini, Cartesi meluncurkan Portal Dokumentasi Pengembangan Perangkat Lunak Descartes (Descartes SDK Documentation Portal) yang siap menghadirkan kenyamanan dan skalabilitas bagi para pengembang aplikasi yang didesentralisasi (decentralized applications). 

“Kami sangat senang menyambut kehadiran Cartesi, sebuah proyek yang bertujuan untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kegunaan industri Blockchain. Ini merupakan salah satu dari tujuan kami untuk memberikan lebih banyak pengalaman menarik di dunia kripto bagi para nasabah Tokocrypto”, kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto dalam siaran persnya.

Erick Demoura, CEO Cartesi mengatakan kerjasama ini adalah salah satu dari berbagai inisiatif untuk membawa token CTSI lebih dikenal secara global”. 


Pada Februari 2020, Cartesi juga mengumumkan DApp pertamanya, Creepts, infrastruktur game terdesentralisasi pertama di dunia yang dibangun dengan Linux. Cartesi ditempatkan untuk menjadi sistem operasi bagi jutaan aplikasi open-source Linux di blockchain. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin cryptocurrency
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top