Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Akhir pemblokiran Netflix disebut memanaskan persaingan bisnis konten termasuk dengan emiten. (Gabby Jones - Bloomberg)
Premium

Blokir Netflix Berakhir, Emiten Pengembang Konten Lokal Ketar-ketir?

09 Juli 2020 | 20:00 WIB
Emiten pengembang konten masif berinvestasi untuk mengamankan penontonnya. Lalu bagaimana nasibnya ke depan?

Bisnis.com, JAKARTA— Blokir terhadap akses Netflix telah dibuka. Meskipun hal itu bisa memuluskan pengenaan pajak digital, bagaimana ya dampaknya terhadap emiten pengembang konten lokal yang sudah ketar-ketir?

Berakhirnya pemblokiran akses Netflix di jaringan telekomunikasi dengan pelanggan terbanyak menandai momentum persaingan baru di bisnis konten. Pasalnya, para pengembang lokal mulai memagari pangsa pasarnya karena investasi masif sudah dikucurkan.

Jika merunut pada peristiwa bulan lalu, perwakilan dua media menyampaikan keinginannya untuk melakukan tinjauan hukum kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Saat itu, perwakilan iNews dan RCTI, saluran televisi gratis (free to air) milik PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) meminta agar MK mengkaji Undang Undang Penyiaran karena pamor YouTube dan Netflix terus naik.

Pasal yang dianggap harus dikaji ulang yakni pasal 1 ayat 2 karena regulasi yang dirilis pada 2002 itu hanya mengatur konten yang beredar melalui spektrum frekuensi. Sementara itu, media baru yang menggunakan basis internet belum diatur dalam beleid tersebut.

Dalam permohonannya, kedua pihak menyebutkan bahwa peredaran konten di internet bisa saja bertentangan dengan semangat yang dibawa oleh Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Bertolak dari alasan tersebut, kedua pihak melayangkan permohonan itu.

Padahal, beleid usang itu memang sudah diusulkan agar dirombak karena isinya dianggap tak lagi relevan dengan kondisi saat ini. Namun, ternyata proses perombakannya mandek sehingga para pelaku usaha yang sudah gerah turun langsung.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top