Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Soeharto meresmikan pabrik bahan baku deterjen fatty alcohol PT Batamas Megah, anak perusahaan Salim Group, di Pulau Batam, Riau (19/02 - 1994). Presiden didampingi Menperin Tungky Ariwibowo (kiri ke kanan), Anthony Salim, Liem Sioe Liong, dan Mensristek kala itu B.J. Habibie. Buku Liem Sioe Liong dan Salim Group: Pilar Bisnis Soeharto oleh Richard Borsuk dan Nancy Chng/Kompas/JB Suratno
Premium

Historia Bisnis: Upaya Grup Salim Merampingkan Diri

21 Juni 2020 | 13:04 WIB
Akuisisi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) terhadap tiga entitas di dalam Grup Salim kala itu nilainya menyentuh Rp2,07 triliun atau setara Rp12,84 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA — Reputasi bisnis Salim Group tak perlu dipertanyakan lagi. Daya jangkau grup konglomerasi yang kini dinakhodai oleh Anthony Salim itu sejak lampau sudah kondang atas kemampuannya merambah berbagai lini bisnis.

Dari makanan hingga material bangunan, mulai bisnis hotel sampai perkantoran, Salim Group seolah tak pernah kehabisan akal soal bagaimana cara mengkonversi setiap peluang jadi pundi-pundi rupiah.

Namun, dalam perjalanannya Salim Group pada awal tahun 90an tak semoncer sekarang. Jumlah entitas yang terlalu banyak, tetapi tak disertai sokongan kekuatan yang cukup, menjadi pemicu utamanya.

Bagaimana tidak, hingga pertengahan 1992 misalnya, Salim Group sebenarnya punya 350 anak perusahaan yang tersebar ke dalam 11 divisi. Namun, dari ratusan perusahaan itu, setiap entitas dalam Grup Salim ternyata saling bersaing satu sama lain di sektor sama.

Kondisi itu kemudian dirasa menghambat oleh para dewan direksi.

“Selama ini tidak ada perusahaan yang paling menonjol, dalam artian mempunyai kekuatan yang sama dalam kelompoknya,” ujar salah satu sumber anonim di internal Group Salim, seperti dikutip Harian Bisnis Indonesia dalam berita utama edisi 20 Juni 1992 atau 28 tahun yang lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top