Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TPIA Catatkan Pendapatan Rp27,26 Triliun pada 2019  

Chandra Asri merupakan emiten petrokimia terintegrasi. Emiten dengan ticker TPIA ini mencatatkan laba US$23,6 juta.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  09:11 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) mencatatkan pendapatan US$1,88 miliar atau Rp27,26 triliun (kurs Rp14.500) sepanjang 2019 .

Dengan capaian ini, maka kinerja emiten petrokimia terintegrasi ini mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 26 persen dari perolehan pada 2018 sebesar US$2,54 miliar.

Di tengah pelemahan pendapatan, perseroan berhasil menurunkan beban pendapatan sebanyak 20 persen manjadi US$1,7 miliar dibandingkan dengan beban pokok tahun sebelumnya sebesar US$2,5 miliar.

Adapun, beban penjualan perseroan pada 2019 naik 7,1 persen menjadi US$41,5 juta, beban umum dan administrasi juga naik 16,3 persen menjadi US$43 juta, dan beban keuangan naik 10 persen menjadi US$56,3 juta.

Alhasil, perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar US$23,6 juta, turun 87 persen dibandingkan dengan perolehan pada 2018 sebesar US$182,3 juta.

Anak usaha PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) itu tahun lalu membukukan kenaikan liabilitas 20 persen menjadi US$1,69 miliar. Sementara periode yang sama tahun sebelumnya liabilitas perseroan sebesar US$1,4 miliar.

Total liabilitas itu terdiri atas liabilitas jangka pendek yang naik 15,2 persen menjadi US$783,9 juta, dan liabilitas jangka panjang yang juga naik 25 persen menjadi US$906,2 juta.

Sementara itu, total kas dan setara kas perseroan pada 2019 sebesar US$660 juta dibandingkan tahun sebelumnya US$726 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG chandra asri
Editor : Anggara Pernando
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top