Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diamond Citra (DADA) Alokasikan Belanja Modal Rp120 Miliar

Dana itu akan dipakai oleh perusahaan untuk mengakuisisi lahan di Jakarta Selatan.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  10:52 WIB
Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Adam saat listing perdana emiten dengan kode DADA. - Bisnis/ Pandu Gumilar.
Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Adam saat listing perdana emiten dengan kode DADA. - Bisnis/ Pandu Gumilar.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk. menargetkan belanja modal tahun ini sebesar Rp120 miliar pada 2020.

Sekretaris Perusahaan Diamond Citra Propertindo M. Reza mengatakan belanja modal perseroan tahun ini sebesar Rp120 miliar. Menurutnya dana itu akan dipakai oleh perusahaan untuk mengakuisisi lahan di Jakarta Selatan.

“Belanja modal kami ada di kisaran Rp120 miliar atau separuh dari omzet tahunan kami. Dana itu sebagian besar akan kami pakai untuk mengakuisisi tanah di Lebak Bulus, Jakarta Selatan,” katanya pada Jumat (14/2). Meski demikian, Reza belum dapat membeberkan luasan lahan yang bakal diakuisisi.

Selain itu, emiten berkode saham DADA itu juga mengakuisisi lahan di Bogor seluas 3,7 hektare pada tahun ini yang mencapai Rp199 miliar. Direktur Utama Diamond Citra Propertindo Adam Bilfaqih mengatakan akuisisi itu dilakukan melalui entitas usaha yakni PT Arba Propertindo (ARBA).

“Kami sudah menguasai lahan seluas 3,7 hektare dengan ijin lokasi mencapai 6 hektare. Kami akan memulai pembangunan di lahan itu pada 2021,” ungkapnya.

Perseroan, lanjutnya, berencana membangun kawasan Superblok di daerah Bogor itu. DADA mengestimasikan jangka waktu pembangunan selama 6 sampai 7 tahun ke depan. Dari proyek itu, setidaknya, DADA bisa memperoleh dana penjualan sebesar Rp2 triliun.

“Kami mengestimasikan pendapatan bisa mencapai Rp2 triliun,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Shinhan Sekuritas Indonesia Satrio Hadi Waskito menyampaikan selama masa penawaran umum kliennya memperoleh minat yang cukup positif karena kelebihan permintaan 2,5 kali.

“Seluruh dana yang diperoleh sebesar Rp 218,99 miliar dari IPO ini digunakan untuk meningkatkan setoran modal di entitas Anak, yaitu PT Arba Propertindo untuk mengakuisisi lahan di Bogor dan sisanya untuk modal kerja," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top