Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Potensi Rebound, IHSG Menguji Resistance 6.086

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area negatif. Meskipun demikian, stochastic dan RSI sudah mulai oversold.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  06:22 WIB
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang menguji level resistance 6.086 atau terjerembab ke area support 6.022.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area negatif. Meskipun demikian, stochastic dan RSI sudah mulai oversold. Dengan demikian, potensi rebound pada pergerakan IHSG masih terbuka lebar sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Dia memerkirakan support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.022 hingga 5.988. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.086 hingga 6.149.

Adapun saham-saham yang menurutnya menarik untuk dicermati adalah ASII dengan target harga Rp6.625 dan CPIN dengan target harga Rp6.700. Selain itu,pergerakan harga saham ERAA telah menguji garis beberapa MA 60 maupun 200 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar.

“Pergerakan harga SMGR pun masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada level Rp12.250 – Rp12.350,” katanya.

Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG saat ini masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi serta sedang membentuk pola akumulasi sebelum melanjutkan kenaikan.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

“Capital inflow yang tercatat selama tahun berjalan masih menunjukkan bahwa IHSG masih menjadi salah satu tujuan investasi dari investor baik dari dalam maupun luar negri, hari ini peluang kenaikan masih akan terlihat pada pergerakan IHSG,” katanya.

Dia memerkirakan IHSG akan bergerak di rentang 6.002 sampai dengan 6.254. Adapun saham-saham yang layak untuk dicermati diantaranya adalah BBNI, BMRI, UNVR, HMSP, dan TLKM. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top