Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TPIA & ASII Penekan Utama, JII Anjlok 2,6 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup anjlok 2,6 persen atau 17,81 poin di level 668,49 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  17:40 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham, di Jakarta, Kamis (3/1/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham, di Jakarta, Kamis (3/1/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Senin (27/1/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup anjlok 2,6 persen atau 17,81 poin di level 668,49 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (24/1), JII ditutup di level 686,31 dengan koreksi tipis 0,08 persen atau 0,55 poin.

Pelemahan indeks syariah tersebut mulai berlanjut dengan dibuka turun 1 poin atau 0,15 persen di posisi 685,3 di awal perdagangan. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 666,29-685,46.

Sebanyak 2 saham menguat dan 28 saham melemah dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing turun 9,77 persen dan 3,58 persen menjadi penekan utama atas pelemahan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 1,78 persen atau 110,90 poin ke level 6.133,21 dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (24/1/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 6.244,11 dengan koreksi tipis 0,08 persen atau 5,1 poin.

Pelemahan indeks mulai berlanjut dengan dibuka turun tipis 0,05 persen atau 3,29 poin di posisi 6.240,82 pada Senin (27/1) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.130,93-6.242,18.

Seluruh sembilan sektor menetap di zona merah pada akhir perdagangan, dipimpin oleh sektor industri dasar yang merosot 4,47 persen, disusul sektor aneka industri yang melemah 3,12 persen dan tambang yang turun 2,84 persen.

Dari total 675 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 76 saham menguat, 351 saham melemah, dan 248 saham stagnan. 

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)
TPIA-9,77
ASII-3,58
TLKM-2,04
BRPT-4,36

Saham-saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)
UNVR+1,22
BTPS+3,27

 Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks Syariah
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top