PLN Tawarkan Obligasi dan Sukuk Ijarah, Simak Perinciannya

PLN memulai perburuan dana di pasar modal lewat penawaran obligasi dan sukuk ijarah guna memenuhi kebutuhan belanja perusahaan serta memperbanyak pendanaan denominasi rupiah. Berapa kupon yang ditawarkan?
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  10:20 WIB
PLN Tawarkan Obligasi dan Sukuk Ijarah, Simak Perinciannya
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) membuka penawaran awal atau bookbuilding obligasi dan sukuk ijarah dalam penawaran umum berkelanjutan III Tahap VI.

Vice President Public Relations PT PLN (Persero) Dwi Suryo Abdullah mengatakan bookbuilding dilakukan mulai 13 Januari 2020 hingga 27 Januari 2020. Dia menyebut penggalangan dana dimulai pada awal tahun ini untuk memenuhi kebutuhan belanja perusahaan serta memperbanyak pendanaan denominasi rupiah.

“Mulai 13 Januari sampai dengan 27 Januari 2020 [masa bookbuilding],” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (13/1/2020).

Penerbitan pada  awal tahun pun diharapkan bisa memanfaatkan kondisi pasar yang kondusif sehingga bisa meningkatkan peluang penyerapan di pasar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) bakal menerbitkan obligasi senlai Rp2 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp115,5 miliar. Kedua instrumen tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan III tahap VI pada 2020 dan mendapat peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Berdasarkan indikator kurva imbal hasil di laman PT Penilai Harga Efek Indonesia, Senin (13/1/2020), instrumen obligasi korporasi peringkat AAA dengan tenor 5 tahun memiliki imbal hasil 7,69%. Lalu, untuk instrumen dengan tenor 7 tahun sebesar 8,03% dan instrumen 10 tahun sebesar 8,29%.

“Harapannya dengan masuk lebih awal maka ada dana investasi sejak awal tahun 2020 yang kondisi pasar saat ini sedang kondusif,” katanya.

Berikut perincian tingkat kupon yang ditawarkan dan jadwal pelaksanaan penawaran.
Tenor 5 Tahun : 6,95% - 8,00%
Tenor 7 Tahun : 7,50% - 8,50%
Tenor 10 Tahun : 7,80% - 8,80%
Tenor 15 Tahun : 8,30% - 9,35%
Tenor 20 Tahun : 8,80% - 9,80%

Jadwal Penawaran
Masa Bookbuilding : 13 - 27 Januari 2020
Target Verbal OJK : 11 Februari 2020
Masa Penawaran Umum : 12 - 13 Februari 2020
Pembayaran dari Investor : 17 Februari 2020
Distribusi / Goodfund : 18 Februari 2020

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, PLN

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top