IHSG Menguat 0,23 Persen di Akhir Sesi I, BBCA & BMRI Pendorong Utama

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,23 persen atau 14,05 poin ke level 6.239,74 pada jeda siang, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,50 persen atau 31,22 poin di posisi 6.256,91.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  12:29 WIB
IHSG Menguat 0,23 Persen di Akhir Sesi I, BBCA & BMRI Pendorong Utama
Pengunjung mengambil foto monitor perdagangan harga saham di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (9/1/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,23 persen atau 14,05 poin ke level 6.239,74 pada jeda siang, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,50 persen atau 31,22 poin di posisi 6.256,91.

Pada perdagangan Rabu (8/1/2020), IHSG menutup pergerakannya di zona merah dengan pelemahan 0,85 persen atau 53,66 poin ke posisi 6.225,69.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.238,98-6.266,95.

Enam dari sembilan sektor terpantau bergerak positif pagi ini, dipimpin oleh sektor pertanian yang menguat 2,12 persen dan industry dasar yang menguat 0,82 persen. Tiga sektor lainnya melemah, dipimpin sektor tambang yang turun 0,69 persen.

Sebanyak 183 saham menguat, 171 saham melemah, dan 317 saham lainnya stagnan dari 671 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing menguat 0,97 persen dan 1,33 persen menjadi penopang utama atas penguatan IHSG.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini setelah meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Semalam, Trump memberikan pernyataan terkait keberlangsungan konflik yang terjadi antara AS dan Iran, menyusul penyerangan balasan yang sebelumnya dilakukan Iran ke militer AS.

Trump mengatakan bahwa Iran terlihat menarik diri, Trump juga menutup pernyataannya dengan mengajak Iran untuk mencari kedamaian dengan negara – negara di dunia. Bursa AS ditutup menguat, disusul dengan pelemahan tajam yang terjadi pada harga minyak dunia dan komoditas emas.

 “Kami perkirakan IHSG akan turut menguat seiring dengan sentiman global yang membaik,” ungkap tim riset Samuel Sekuritas, Kamis (9/1/2020).

Indeks saham lainnya di Asia mayoritas juga ikut bergerak positif, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang yang masing-masing menguat 1,61 persen dan 2,15 persen, sedangkan indeks Kospi terpantau menguat 1,16 persen.

Di China, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 masing-masing menguat 0,47 persen dan 0,81 persen. Adapun indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,13 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top