Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Menguat 0,72 di Akhir Sesi I, TLKM & BMRI Jadi Penopang Utama

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,72 persen atau 42,84 poin ke level 5.995,90 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,05 poin atau 3,18 poin ke level 5.949,88.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 November 2019  |  12:03 WIB
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (29/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,72 persen atau 42,84 poin ke level 5.995,90 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,05 poin atau 3,18 poin ke level 5.949,88.

Pada perdagangan Kamis (28/11/2019), indeks mengakhiri pergerakannya di level 5.953,06 dengan pelemahan 69,98 poin atau 1,16 persen.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.939,40-6.009,02.

Delapan dari sembilan sektor terpantau bergerak menguat, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang naik 1,64 persen, disusul sektor aneka industri dengan penguatan 1,55 persen. Adapun sektor tambang melemah 1,27 persen.

Sebanyak 195 saham menguat, 175 saham melemah, dan 294 saham stagnan dari 664 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing menguat 2,36 persen dan 2,58 persen menjadi penopang utama atas pergerakan IHSG.

PT Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpeluang menguat dengan pergerakan pada kisaran 5.905 – 6.123.

Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan bahwa pergerakan IHSG saat ini terlihat masih berada dalam fase konsolidasi wajar, support level masih tampak cukup kuat dan tahan uji.

“Momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka menengah hingga panjang, hari ini IHSG berpeluang untuk bergerak pada zona hijau,” katanya dalam riset harian, Jumat (29/11/2019).

Sementara itu, mayoritas bursa saham di Asia melemah hari ini. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang masing-masing melemah 0,33 persen dan 0,31 persen, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan turun 1,22 persen.

Di China, indeks Shanghai Composite melemah 0,64 persen, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,97 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI IHSG
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top