AKSI EMITEN 17 OKTOBER : Angin Segar untuk Emiten Tekstil, CPIN Optimistis Penjualan Naik 10 Persen

Berita mengenai angin segar bagi industri tekstil serta PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang optimistis penjualan naik menjadi topik halaman market dan korporasi edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (17/10/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  09:07 WIB
AKSI EMITEN 17 OKTOBER : Angin Segar untuk Emiten Tekstil, CPIN Optimistis Penjualan Naik 10 Persen
Pekerja meyelesaikan pembuatan pakaian di pabrik garmen PT Citra Abadi Sejati, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai angin segar bagi industri tekstil serta PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang optimis penjualan naik menjadi topik halaman market dan korporasi edisi harian Bisnis Indonesia, Kamis (17/10/2019).

Berikut perincian topiknya:

Angin Segar untuk Emiten Tekstil. Langkah tegas pemerintah untuk melindungi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dari gempuran produk impor melalui sejumlah regulasi dinilai akan menjadi angin segar bagi kinerja emiten tekstil.

CPIN Optimistis Penjualan Naik 10%. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. tetap optimistis pendapatan tumbuh 10 persen pada tahun ini kendati harga broiler cenderung stagnan dan pembangunan pabrik pakan molor

Menanti Masuknya Asing pada Akhir Tahun. Kepastian politik lewat pelantikan kabinet pada bulan ini diharapkan kembali menarik minat investor asing untuk berinvestasi di pasar modal Tanah Air. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing terpantau telah keluar dari pasar saham Indonesia sekitar Rp24,06 triliun dalam 3 bulan terakhir.

Emisi Obligasi Bisa Sentuh Rp170 Triliun. Penggalangan dana korporasi melalui penerbitan surat utang diperkirakan menyentuh Rp155 triliun hingga Rp170 triliun pada 2020.

Direktur PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) atau Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Wahyu Trenggono memproyeksikan penerbitan obligasi korporasi juga akan seret pada tahun depan karena belum bisa mengulang angka penerbitan tertinggi seperti pada 2017.

Garuda Bantu Merpati. Demi memuluskan upaya restrukturisasi, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dengan sejumlah perusahaan BUMN meneken kerja sama operasi bersama dengan PT Merpati Nusantara Airlines.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top