Mirae Asset Sekuritas : Harga SUN Diproyeksi Melemah Terbatas 

Sejumlah sentimen global diproyeksi berpengaruh terhadap pergerakan harga Surat Utang Negara (SUN) pada Senin (7/10/2019).
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  10:01 WIB
Mirae Asset Sekuritas : Harga SUN Diproyeksi Melemah Terbatas 
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan harga Surat Utang Negara (SUN) melemah terbatas pada perdagangan Senin (7/10/2019).
 
Dikutip dari hasil risetnya, Senin (7/10), analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono mengatakan pergerakan harga SUN bakal bervariasi dengan kecenderungan terbatas.

Ada sejumlah sentimen yang memengaruhi perdagangan hari ini. Pertama, indikator pembayaran gaji pegawai non pertanian AS pada September 2019, yang hanya 136.000 tenaga kerja. Realisasi ini menunjukkan lebih rendah dibandingkan dengan konsensus pasar yang sebesar 146.000 tenaga kerja dan ekspektasi Mirae Asset Sekuritas Indonesia yakni sebesar 156.000 tenaga kerja.

Di sisi lain, tingkat pengangguran AS pada periode September 2019, berada di titik terendah dalam kurun waktu kurang lebih 50 tahun terakhir yaitu di level 3,5 persen.
 
Kedua, pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang cenderung dovish. Dia menyebut terdapat risiko perlambatan ekonomi global dan inflasi AS yang masih rendah yakni di bawah 2 persen. 
 
Pernyataan tersebut makin membuka lebar kepercayaan investor terkait penurunan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps).
 
Ketiga, isu penolakan Pemerintah China terhadap usulan AS terkait kebijakan reformasi dan subsidi industri China. Terakhir, lelang SUN yang akan digelar pemerintah pada Selasa (8/10).
 
"Awal pekan ini, harga SUN diperkirakan bervariasi dengan kecenderungan melemah terbatas," tutur Dhian.
 
Atas proyeksi tersebut, dia merekomendasikan agar investor tak melakukan intraday trading. Begitu pula dengan investor dengan orientasi jangka pendek yang sebaiknya menunggu lelang SUN besok. 
 
Sementara itu, untuk investor dengan orientasi jangka panjang, direkomendasikan untuk hold hingga buy beberapa seri seperti FR0082, FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075, FR0065, dan PBS014. Kemudian, sukuk dengan seri PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.  
 
"Bagi investor yang memiliki orientasi perdagangan jangka pendek, kami merekomendasikan investor untuk menunggu agenda lelang SUN esok hari," ujar Dhian. 
 
Berikut imbal hasil beberapa seri likuid SUN:
 
FR0077: 105.80 (6.64%) - 106.15 (6.55%)
FR0081: 98.70 (6.75%) - 99.30 (6.65%)
FR0078: 106.85 (7.25%) - 107.20 (7.20%)
FR0082: 97.80 (7.29%) - 98.35 (7.22%)
FR0068: 106.05 (7.67%) - 106.45 (7.63%)
FR0080: 98.60 (7.65%) - 99.30 (7.58%)
FR0079: 104.90 (7.88%) - 105.55 (7.82%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top