Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Menguat, Investor Asing Akhiri Reli Net Sell

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi bersih bersih (net buy) senilai sekitar Rp175,54 miliar, mengakhiri reli net sell yang telah berlangsung selama 10 hari berturut-turut.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 September 2019  |  20:32 WIB
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing memborong saham pada perdagangan hari ini, Kamis (26/9/2019), di saat IHSG menguat lebih dari 1 persen.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai sekitar Rp175,54 miliar, mengakhiri reli net sell yang telah berlangsung selama 10 hari berturut-turut.

Investor asing mencatat aksi beli sebesar 935,39 juta lembar saham senilai Rp2,6 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 2,43 miliar lembar saham senilai sekitar Rp1,46 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp8,15 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 13,53 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,37 persen atau 83,930 poin ke level 6.230,33, setelah dibuka dengan kenaikan 0,36 persen atau 22,26 poin di level 6.168,67.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.165,93-6.230,33. Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (25/9), IHSG berhasil rebound ke zona hijau dan berakhir naik 0,14 persen atau 8,80 poin di level 6.146,4, mematahkan pelemahan selama empat hari beruntun sebelumnya.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin oleh sektor aneka industry yang menguat 2,61 persen, disusul sektor infrastruktur yang menguat 2,16 persen. Di sisi lain, sektor pertanian melemah 0,31 persen.

Dari 655 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 235 saham menguat, 151 saham melemah, dan 270 saham stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia (Persero) Tbk. (BBCA) yang masing-masing menguat 3,19 persen dan 2,11 persen menjadi penopang utama penguatan IHSG hari ini.

Indeks tetap kokoh di zona hijau meskipun mayoritas bursa saham lainnya di Asia berbalik melemah pada perdagangan sore ini. 

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
26 SeptemberRp175,54 miliarNet buy
25 SeptemberRp769,74 miliarNet sell
24 SeptemberRp773,17 miliarNet sell
23 SeptemberRp185,64 miliarNet sell
20 SeptemberRp833,82 miliarNet sell
19 SeptemberRp596,51 miliarNet sell
18 SeptemberRp338,06 miliarNet sell
17 SeptemberRp585,67 miliarNet sell
16 SeptemberRp558,91 miliarNet sell
13 SeptemberRp135,13 miliarNet sell

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI transaksi saham
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top