Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PASAR OBLIGASI: Harga SUN Berpotensi Menguat

Masuknya investor juga terlihat pada penguatan mata uang negara berkembang terhadap dolar AS. Dengan demikian, rupiah pun mengalami apresiasi pada perdagangan hari ini.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  09:35 WIB
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--Harga surat utang negara (SUN) diprediksi bakal menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (7/8/2019) yang didukung tiga sentimen.

Dikutip dari hasil riset hariannya, Rabu (7/8/2019), analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Dhian Karyantono mengatakan terdapat tiga katalis positif pendorong harga SUN pada perdagangan hari ini.

Pertama, meredanya ketidakpastian global. Hal itu terlihat dari turunnya indikator CBOE VIX sebesar 17,79% sehingga merangsang minat investor terhadap instrumen yang lebih berisiko di negara berkembang.

Masuknya investor juga terlihat pada penguatan mata uang negara berkembang terhadap dolar AS. Dengan demikian, rupiah pun mengalami apresiasi pada perdagangan hari ini.

"Cenderung redanya ketidakpastian ekonomi global yang tercermin dari turunnya indikator CBOE VIX sebesar 17,97% dibandingkan perdagangan global sebelumnya ke kisaran 20,17 poin," ujarnya.

Kedua, turunnya harga minyak mentah dunia yang dipicu turunnya permintaan akibat perang dagang dan melambatnya pertuhan ekonomi global.

Terakhir, cadangan devisa Indonesia per Juli 2019 diproyeksikan meningkat ke kisaran US$124,82 miliar - US$125,94 miliar dibandingkan dengan level Juni 2019 sebesar US$123,80 miliar. Rencananya, data ini dirilis pada pukul 12.00.

"Dengan demikian, harga SUN pada perdagangan hari ini berpotensi meningkat."

Dengan pertimbangan tiga katalis tersebut, Dhian merekomendasikan buy seri FR0081, FR0082, FR0078, FR0080, dan FR0079 untuk transaksi jangka pendek.

Sementara itu, untuk transaksi jangka panjang, dia merekomendasikan aksi hold hingga buy. Adapun, beberapa seri SUN yang bisa dicermati yakni FR0082, FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075 dan FR0065. Kemudian, seri PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.

"Seiring dengan proyeksi adanya tren kenaikan harga SUN hari ini, kami merekomendasikan buy seri FR0081, FR0082, FR0078, FR0080, dan FR0079 bagi investor yang memiliki orientasi intraday trading ataupun short-term trading," katanya.


Berikut imbal hasil SUN beberapa seri acuan.

FR0077 (5 tahun): 104.35 (7.03%) – 104.85 (6.91%)
FR0078 (10 tahun): 104.40 (7.60%) – 105.10 (7.50%)
FR0068 (15 tahun): 104.00 (7.91%) – 105.00 (7.79%)
FR0079 (20 tahun): 102.50 (8.12%) – 103.60 (8.01%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top