Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penguatan Masih Terbatas, IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,02 persen atau 1,06 poin ke level 6.404,87 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka rebound 0,15 persen atau 9,51 poin ke level 6.413,32 dari level penutupan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  09:28 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada awal perdagangan hari ini, Rabu (24/7/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,02 persen atau 1,06 poin ke level 6.404,87 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka rebound 0,15 persen atau 9,51 poin ke level 6.413,32 dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (23/7), IHSG ditutup melemah 0,46 persen atau 29,74 poin ke level 6.403,81. Sepanjang pagi ini, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.400,27 – 6.419,22.

Enam dari sembilan indeks sektoral menguat pagi ini, didorong oleh sektor aneka industri yang menguat 0,75 persen, disusul sektor pertanian yang naik 0,28 persen. Di sisi lain, sektor sektor melemah, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang turun 0,44 persen.

Dari 652 saham yang diperdagangkan, 137 saham terpantau menguat, sedangkan 38 saham melemah dan 477 saham lainnya stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang menguat 0,66 persen menjadi penopang utama pergerakan IHSG pagi ini, diikuti saham PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat 0,70 persen.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper memperkirakan IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini.

Dennies menjelaskan pelemahan IHSG pada perdagangan Selasa turut disebabkan oleh minimnya sentimen yang menggerakkan pasar saham. Kinerja IHSG pun berbanding terbalik dengan kinerja bursa saham di Asia yang justru kompak ditutup menguat.

"Secara teknikal, rentang pelemahan sudah cukup terbatas setelah 2 hari terakhir mengalami koreksi. Namun, penguatan diperkirakan akan terbatas diakibatkan oleh minimnya sentimen," tulisnya dalam riset harian, Rabu (24/7).

Sementara itu, tim riset Panin Sekuritas memperkirakan IHSG akan ditopang oleh meredanya tensi perang dagang AS-China.

Tim Riset Panin Sekuritas menilai pelaku pasar telah memilih untuk menurunkan IHSG dulu mengisi gap pada 6.407. Penguatan pada bursa Asia pun tidak berhasil menarik kekuatan IHSG. 

"Namun, karena penurunan yang terjadi hanyalah upaya menutup gap, maka secara teknikal tidak mengubah tren IHSG yang sudah uptrend," tulis Tim Riset Panin Sekuritas dalam riset harian, Rabu (24/7). 

Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa saham lainnya di Asia yang mayoritas juga menguat, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 yang masing-masing naik 0,31 persen dan 0.46 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite menguat 0,85 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top