Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mayoritas Bursa Asia Positif, IHSG Ditutup Rebound

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,21 persen atau 13,34 poin ke level 6.375,97 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Karyawan melintas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (23/1/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Karyawan melintas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (23/1/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan rebound-nya hingga akhir perdagangan hari ini, Kamis (4/7/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,21 persen atau 13,34 poin ke level 6.375,97 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

IHSG mampu rebound dari pelemahan pada perdagangan Rabu (3/7), di saat indeks berakhir melemah 0,35 persen atau 22,28 poin di posisi 6.362,62.

Indeks mulai rebound dari pelemahannya ketika dibuka dengan kenaikan hanya 0,02 persen atau 1,45 poin di posisi 6.364,07 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.359,41 – 6.385,13.

Dari 638 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 208 saham menguat, 194 saham melemah, dan 236 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yang masing-masing menguat 1,28 persen dan 6,94 persen menjadi penopang utama penguatan IHSG.

Sementara itu, indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,21 persen atau 1,16 poin di level 564,22, setelah dibuka melemah 0,63 persen atau 3,58 poin ke level 561,81.

IHSG menguat sejalan dengan pergerakan positif mayoritas bursa saham Asia. Indeks Nikkei 225 dan Topix ditutup menguat masing-masing 0,3 persen dan 0,65 persen. Adapun indeks Kospi ditutup menguat 0,61 persen.

Di sisi lain, indeks Shanghai Composite melemah 0,33 persen dan indeks CSI 300 turun 0,52 persen. Adapun indeks Hang Seng melemah 0,21 persen.

Dilansir Reuters, bursa Asia menguat pada perdagangan Kamis mengikuti kenaikan kuat di Wall Street setelah data ekonomi yang lemah di AS mendukung prospek penurunan suku bunga oleh Federal Reserve bulan ini.

Di Wall Street, yang ditutup pada tengah hari pada hari Rabu untuk malam Hari Kemerdekaan, ketiga indeks saham utama berakhir pada rekor penutupan tertinggi karena tumbuhnya ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed.

Sebuah laporan oleh ADP menunjukkan perusahaan-perusahaan AS menambah pekerjaan pada Juni, tetapi lebih sedikit dari perkiraan para analis, sehingga meningkatkan kekhawatiran pasar tenaga kerja yang melemah.

"Saham dan obligasi menguat bersama karena pasar bertaruh pada penurunan suku bunga di Bank Sentral Eropa dan Federal Reserve AS," kata Noriko Miyoshi, kepala pendapatan tetap di Simplex Asset Management, seperti dikutip Reuters.

"Kecepatannya terlihat terlalu cepat. Investor di seluruh dunia bergegas untuk mengambil bagian dalam permainan perburuan imbal hasil," katanya.

Saham-saham pendorong IHSG:

KodePerubahan (persen)

HMSP

+1,28

TOWR

+6,94

ADRO

+4,41

MEGA

+3,06

 

Saham-saham penekan IHSG:

KodePerubahan (persen)

MAYA

-5,71

UNTR

-1,95

INKP

-3,87

BBRI

-0,23

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper