AKSI EMITEN 28 JUNI: Kontrak Baru BUMN Karya Masih Seret, FREN Serap US$100 Juta

Berita mengenai sederet raihan kontrak baru untuk emiten pelat merah serta FREN yang menyerap belanja modal US$100 juta menjadi sorotan media nasional, Jumat (28/6/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  08:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai sederet raihan kontrak baru untuk emiten pelat merah serta FREN yang menyerap belanja modal US$100 juta menjadi sorotan media nasional, Jumat (28/6/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Kontrak Baru BUMN Karya Masih Seret. Sederet kontrak baru terus mengalir ke kantong emiten konstruksi pelat merah sampai dengan akhir Mei 2019. Raihan kontrak baru diproyeksi kian deras pada paruh kedua tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Belanja Modal: FREN Serap US$100 Juta. Emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk. telah menyerap belanja modal sebesar US$100 juta pada Januari—Mei 2019 untuk meningkatkan kualitas dan jaringan layanan. (Bisnis Indonesia)

IPO ‘Mini’ Mengular. Minat perusahaan untuk melantai di pasar modal makin besar pada paruh kedua tahun ini. Hanya saja, nilai initial public offering (IPO) mayoritas calon emiten terbilang ‘mini’. (Bisnis Indonesia)

INKP & TKIM Racik Ulang Ekspansi. Gejolak pasar pulp dan kertas global akibat perang dagang membuat PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. menunda dan mengkaji ulang rencana pembangunan pabrik kemasan terintegrasi senilai US$600 juta. Apa alternatif strategi ekspansi yang diracik perseroan dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk? (Bisnis Indonesia)

BTEK Incar Rp1 Triliun. Emiten produsen cokelat, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk. mengincar penjualan hingga Rp1 triliun hingga akhir tahun ini. (Bisnis Indonesia)

SHIP Bidik Pendapatan Naik 23%. Emiten pelayaran, PT Sillo Maritime Perdana Tbk. menargetkan pendapatan pada tahun ini dapat tumbuh 23,63% secara tahunan menjadi US$83,39 juta. (Bisnis Indonesia)

Defisit Saldo DEWA Mulai Mengecil. Saldo defisit yang dialami PT Darma Henwa Tbk (DEWA) secara perlahan berkurang. Ini karena perusahaan mulai kembali mencetak keuntungan. (Kontan)

Sinarmas Dorong Produksi Kertas. Bisnis kertas rupanya masih kinclong tahun ini. Dua perusahaan kertas Sinar Mas Group, yakni PT Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), berencana menambah mesin untuk mencapai target penjualan di tahun ini. (Kontan)

Sanurhasta Menjajal Bisnis Rumah Bersubsidi. PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) mulai melirik pasar properti menengah ke bawah. Emiten yang memiliki dan mengelola resor mewah di Bali ini bakal mengembangkan properti perumahan. (Kontan)

Smartfren Jajaki Pinjaman CDB US$200 Juta. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) tengah menjajaki pinjaman dari China Development Bank (CDB) senilai lebih dari US$200 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi jaringan sepanjang tahun ini. (Investor Daily)

Oversubscribed, BTN Raih Dana Obligasi Rp4,11 T. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) dari penerbitan obligasi berkelanjutan III BTN Tahap II Tahun 2019. Dengan demikian, dana yang berhasil diraih perseoran mencapai Rp4,11 triliun atau melampaui target senilai Rp3,14 triliun. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top