Harga Minyak Memanas, Pasar SUN Bakal Melemah?

Harga SUN diperkirakan melemah seiring dengan meningkatnya harga minyak mentah dunia yang saat ini telah mencapai kisaran US$57,86 per barel (kategori WTI) atau level tertinggi pada bulan ini.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  09:30 WIB
Harga Minyak Memanas, Pasar SUN Bakal Melemah?
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA--Harga SUN diperkirakan melemah seiring dengan meningkatnya harga minyak mentah dunia yang saat ini telah mencapai kisaran US$57,86 per barel (kategori WTI) atau level tertinggi pada bulan ini.

Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya tensi geopolitik antara AS dengan Iran. 

Analis Mirae Asset Sekuritas Dhiyan Karyantono mengatakan bahwa ketegangan AS – Iran juga meningkatkan risiko pasar modal global yang berpotensi mendorong investor global menghindari atau melepas kepemilikan aset-aset negara emerging market termasuk Indonesia untuk sementara waktu sembari menunggu kejelasan damai dagang AS-Tiongkok pada akhir pekan ini.

Apalagi, secara teknikal harga-harga SUN sudah berada di area jenuh beli (overbought). Namun demikian, rilis data neraca dagang domestik per Mei 2019 yang di luar ekspektasi bisa membatasi pelemahan harga SUN untuk kategori tenor pendek (kurang dari 5 tahun).

Hal tersebut mengindikasikan semakin meningkatkan ekspektasi pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dalam waktu dekat. 

Dia merekomendasikan seri-seri untuk lelang hari ini yakni PBS019, PBS021, dan PBS022.

Sementara itu, untuk Short-Term Trading, dia memproyeksikan bahwa pelemahan harga SUN terjadi hingga penutupan perdagangan sehingga tidak merekomendasikan intraday trading dalam perdagangan hari ini. 

"Untuk orientasi Long-Term Trading hari ini, kami merekomendasikan investor untuk aksi jual SUN tenor menengah dan panjang di antaranya FR0078, FR0068, dan FR0079," jelasnya melalui riset Selasa (25/6/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup