AKSI EMITEN 24 JUNI: DKFT Incar Rp2,4 Triliun dari Rights Issue, Aksi DIRE PLIN Dorong Sektor Properti

Berita mengenai PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) yang membidik dana segar serta rencana penerbitan Dana Investasi Real Estate oleh PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menjadi sorotan media nasional, Senin (24/6/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  08:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) yang membidik dana segar serta rencana penerbitan Dana Investasi Real Estate oleh PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menjadi sorotan media nasional, Senin (24/6/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

DKFT Incar Rp2,4 Triliun dari Rights Issue. PT Central Omega Resources Tbk. membidik dana segar hingga Rp2,4 triliun dari penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan pengembangan smelter. (Bisnis Indonesia)

Aksi DIRE PLIN Dorong Sektor Properti. Rencana penerbitan instrumen Dana Investasi Real Estate (DIRE) oleh PT Plaza Indonesia Realty Tbk.(PLIN) berpeluang menjadi lebih atraktif di tengah ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga. (Bisnis Indonesia)

LEAD Kantongi US$11,4 Juta. PT Logindo Samudramakmur Tbk. berhasil mengantongi kontrak baru senilai US$11,4 juta sepanjang Mei 2019. (Bisnis Indonesia)

MAIN Antisipasi Paceklik Permintaan. PT Malindo Feedmil Tbk. (MAIN) menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi turbulensi dalam binsis perunggasan pada awal Semester II/2019, di antaranya dengan mengoptimalkan segmen pakan ternak. (Bisnis Indonesia)

 Strategi Emiten Pelayaran Pacu Kinerja. Emiten pelayaran masih akan menghadapi beberapa tantangan tahun ini. Namun, para emiten tetap yakin kinerja 2019 masih bisa tumbuh pesat. Perusahaan pelayaran sudah memiliki strategi sendiri untuk mengerek kinerja di tahun ini. (Kontan)

Tujuh Emiten Gelar Aksi Private Placement. Aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) mulai menggeliat. Setidaknya, ada tujuh emiten yang dipastikan menggelar kegiatan yang punya nama lain private placement tersebut. (Kontan)

SCBD Matangkan Pendanaan Signature Tower US$1,7 Miliar. Pengembang kawasan Sudirman Central Business District, PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD), tetap optimis melanjutkan proyek gedung tertinggi Signature Tower Jakarta yang telah dicetuskan sejak 2012. Perseroan tengah merancang pendanaan untuk ekspansi gedung senilai US$1,7 miliar tersebut. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup