Saham Perbankan Dongkrak IHSG Sesi I, BOLA Kena Auto Reject

Penguatan sejumlah saham perbankan turut menjadi pendorong utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (18/6/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  12:53 WIB
Saham Perbankan Dongkrak IHSG Sesi I, BOLA Kena Auto Reject
Jajaran Direksi PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. berfoto bersama Direksi Bursa Efek Indonesia setelah resmi mencatatkan sahamnya dan menjadi perusahaan publik ke-632 di BEI pada Senin (17/6/2019). - Bisnis/Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, JAKARTA – Penguatan sejumlah saham perbankan turut menjadi pendorong utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (18/6/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,79 persen atau 49 poin ke level 6.239,53 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya.Pada perdagangan Senin (17/6), IHSG ditutup melemah 0,96 persen atau 59,74 poin di level 6.190,52.

Indeks mulai rebound dari pelemahannya dengan dibuka naik 0,07 persen atau 4,61 poin di posisi 6.195,13 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG konsisten bergerak positif di level 6.195,13 – 6.243,05.

Delapan dari sembilan sektor menetap di zona hijau dipimpin sektor properti (+1,84 persen) dan infrastruktur (+1,58 persen). Adapun sektor pertanian turun 0,29 persen.

Secara sektoral, saham MKPI (+17,10 persen), PWON (+2,82 persen), CTRA (+4,39 persen), dan PLIN (+4,86 persen) menjadi pendorong utama penguatan sektor properti siang ini.

Sebanyak 210 saham menguat, 163 saham melemah, dan 261 saham stagnan dari 634 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing naik 2,05 persen dan 0,71 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG pada akhir sesi I berdasarkan kapitalisasi pasar.

Selain BBRI, saham perbankan lain yakni BBCA dan MEGA yang naik 0,52 persen dan 8,23 persen masing-masing turut mendorong penguatan IHSG (lihat tabel).

Adapun berdasarkan persentase, saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA) yang melonjak 25 persen membukukan kenaikan harga saham terbesar pada sesi I ke level Rp370 per lembar saham.

Dengan demikian, saham emiten klub sepak bola yang 'merumput' di BEI pada Senin (17/6) tersebut sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan saham otomatis (auto rejection) atas.

Berikut perincian saham pada IHSG pada akhir sesi I:

Lima saham pendorong utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan (persen)

TLKM

+2,05

BBRI

+0,71

BBCA

+0,52

MEGA

+8,23

ASII

+1,02            

Lima saham terkuat berdasarkan persentase: 

Kode

Perubahan (persen)

BOLA

+25,00           

KONI

+20,97

MKPI

+17,10

MIDI

+16,67

BMAS

+13,46

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup