Kurs Tengah Melemah 36 Poin, Mata Uang di Asia Tertekan Penghindaran Risiko

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (13/6/2019), di level Rp14.270 per dolar AS, melemah 36 poin  atau 0,25 persen dari posisi Rp14.234 pada Rabu (12/6).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 13 Juni 2019  |  11:44 WIB
Kurs Tengah Melemah 36 Poin, Mata Uang di Asia Tertekan Penghindaran Risiko
Cash Pooling

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (13/6/2019), di level Rp14.270 per dolar AS, melemah 36 poin  atau 0,25 persen dari posisi Rp14.234 pada Rabu (12/6).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.341 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.199 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 0,17 persen atau 24 poin ke level RP14.265 per dolar AS pada pukul 10.12 WIB.

Sebelumnya, rupiah dibuka stagnan di posisi Rp14.241 per dolar AS, setelah pada akhir perdagangan Rabu (12/6) ditutup melemah tipis 0,01 persen atau 2 poin ke level Rp14.241 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.241 – Rp14.265 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia bergerak mayoritas melemah hari ini, dipimpin oleh dolar Taiwan yang melemah 0,25 persen dan won Korea Selatan yang terdepresiasi 0,22 persen.

Di sisi lain, baht Thailand memimpin penguatan sebagian kecil mata uang di Asia dengan terapresiasi 0,15 persen, disusul yen Jepang yang menguat 0,14 persen.

Dilansir Bloomberg, sebagian besar mata uang regional dan emerging market melemah di tengah sentimen risk-off yang berasal dari ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lebih lambat.

Pada Rabu, Trump meningkatkan kecamannya terhadap Jerman atas dukungan Angela Merkel untuk pipa gas dari Rusia dan mengatakan ia mungkin menggeser pasukan menjauh dari sekutu NATO-nya tersebut karena pengeluaran pertahanannya.

Analis Valas Scotiabank, Gao Qi, mengatakan mata uang Asia dan emerging market melemah dalam sentimen risk-off karena Trump meningkatkan prospek sanksi untuk memblokir pipa gas di Eropa dan tindakan lebih keras di Meksiko

“Mata uang Asia EM dapat mengambil isyarat dari yuan juga dan dapat menemukan dukungan selama yuan China stabil,” katanya, seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,046 poin atau 0,05 persen ke level 96,954 pada pukul 11.12 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka melemah 0,04 persen atau 0,043 poin ke level 96,957, setelah pada akhir perdagangan Rabu (12/6) ditutup menguat 0,32 persen atau 0,314 poin ke level 97.

Sepanjang hari ini, indeks dolar AS bergerak pada kisaran 96,893-96,987.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)
TanggalKurs

13 Juni

14.270

12 Juni

14.234

11 Juni

14.258

10 Juni

14.231

31 Mei

14.385

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bank indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top