Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Mantap Lanjutkan Penguatan pada Awal Perdagangan

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menguat 0,32 persen atau 19,34 poin ke level 6.052,04 pada pukul 09.30 WIB, setelah dibuka menguat 0,16 persen atau 9,88 poin ke level 6.042,57.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Mei 2019  |  10:08 WIB
Seorang wanita melintas di depan layar digital pergerakan saham di Jakarta, Kamis (23/5/2019). - ANTARA FOTO / Akbar Nugroho Gumay
Seorang wanita melintas di depan layar digital pergerakan saham di Jakarta, Kamis (23/5/2019). - ANTARA FOTO / Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya pada awal perdagangan hari ini, Jumat (24/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menguat 0,32 persen atau 19,34 poin ke level 6.052,04 pada pukul 09.30 WIB, setelah dibuka menguat 0,16 persen atau 9,88 poin ke level 6.042,57.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.039,93– 6.066,76. Adapun pada perdagangan Kamis (23/5), IHSG ditutup menguat 1,57 persen atau 93,06 poin ke level 6.032,70.

Dari 633 saham yang diperdagangkan, 159 saham di antaranya menguat, sedangkan 98 saham melemah, dan 376 saham lainnya stagnan.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing menguat 1,32 persen dan 1,09 persen menjadi pendorong utama pergerakan IHSG di zona hijau pagi ini.

Lima dari sembilan sektor bergerak di zona hijau pagi ini, dipimpin sektor infrastruktur yang menguat 1,39 persen, disusul sektor konsumer yan gmenguat 0,75 persen.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Di sisi lain, empat sektor melemah dan menahan laju penguatan IHSG lebih lanjut, didorong sektor tambang yang melemah 0,75 persen.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 terpantau menguat 0,28 persen atau 1,47 poin ke level 526,51, setelah dibuka menguat 0,1 persen atau 0,52 poin ke level 525,56.

Adapun indeks saham lainnya di Asia bergerak variatif, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 yang turun masing-masing 0,31 persen dan 0,66 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite dan Hang Seng menguat 0,02 persen dan 0,15 persen.

Director Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengungkapkan IHSG masih menunjukkan potensi penguatan setelah naik cukup tajam pada akhir perdagangan kemarin.

Dia mengatakan, terlepas semakin dekatnya libur panjang Lebaran, fundamental perekonomian terlihat masih cukup kuat. Hal ini terlihat dari data perekonomian yang tentunya menopang pola gerak IHSG.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat,” ungkap William dalam risetnya yang diterima Bisnis.com, Jumat (24/5/2019)..

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top