Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 20 Mei

Saham-saham yang dapat dicermati MNCN, LPPF, GIAA, WIKA
Renat Sofie Andriani & Aprianto Cahyo Nugroho | 20 Mei 2019 16:10 WIB
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktutif pada perdagangan hari ini, Senin (20/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau melemah 0,2 persen atau 11,84 poin ke level 5.815,02 pada pukul 09.27 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan ,08 persen atau 4,39 poin ke level 5.822,47.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 5.767,40 – 5.826,26. Adapun pada perdagangan Jumat (17/5), IHSG ditutup melemah 1,17 persen atau 68,87 poin ke level 5.826,87.

Dari 633 saham yang diperdagangkan, 78 saham di antaranya menguat, sedangkan 175 saham melemah, dan 380 saham lainnya stagnan.

IHSG berbalik menguat  0,26 persen atau 15,24 poin ke level 5.842,11 pada pukul 10.09 WIB. Penguatan terus berlanjut hingga awal sesi II hari ini.

Berikut adalah pergerakan IHSG hari ini:

16:09 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Rebound, Ditutup Menanjak 1,38 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses membukukan rebound dan berakhir menanjak 1,38 persen atau 80,25 poin di level 5.907,12 pada perdagangan hari ini.

15:38 WIB

Pukul 15.30 WIB: Jelang Tutup Dagang, IHSG Menanjak 1,46 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 1,46 persen atau 85,33 poin ke level 5.912,19 menjelang penutupan perdagangan hari ini.

Sebanyak 220 saham menguat, 158 saham melemah, dan 255 saham stagnan dari 633 saham yang diperdagangkan.

13:51 WIB

Pukul 13.37 WIB: IHSG Menguat 0,81 pada Awal Sesi II

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,81 persen atau 47,45 poin ke level 5.874,32 pada awal perdagangan sesi II.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.767,40 – 5.886,57.

12:16 WIB

Pukul 12.00 WIB: IHSG Menguat 0,68 Persen pada Akhir Sesi I

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,68 persen atau 39,55 poin ke level 5.866,42 pada akhir perdagangan sesi I.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.767,40 – 5.886,57.

Dari 633 saham yang diperdagangkan, 186 saham menguat, 154 melemah, sedangkan 293 saham lainnya stagnan.

11:47 WIB

Pukul 11.37 WIB: Jelang Akhir Sesi I, IHSG Menguat 0,72 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,72 persen atau 42,14 poin ke level 5.869,01 menjelang akhir perdagangan sesi I.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.767,40 – 5.886,57.

10:22 WIB

Pukul 10.09 WIB: IHSG Berbalik Menguat 0,26 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik menguat 0,26 persen atau 15,24 poin ke level 5.842,11.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.767,40 – 5.861,90.

09:11 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Melemah 0,08 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,08 persen atau 4,39 poin ke level 5.822,47.

Sementara itu, pergerakan bursa saham di Asia cenderung variatif, dengan indeks Topix dan Nikkei 225 menguat masing-masing 0,15 persen dan 0,54 persen, sedangkan indeks Hang Seng melemah 0,44 persen.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Senin (20/5/2019) berpeluang menguat setelah beberapa hari terakhir mengalami pelemahan cukup dalam, seiring dengan tensi tinggi perang dagang Amerika Serikat dengan China.

Pada perdagangan Jumat (17/5) di Bursa Efek Indonesia (IDX), IHSG ditutup melemah 1,17 persen atau 68,87 poin ke level 5.826, dengan pergerakan pada kisaran 5.826,87 – 5.936,97. Investor asing mencatat net foreign sell mencapai Rp789 milliar.

Analis PT Erdikha Elit Sekuritas, Edo Ardiansyah, mengatakan secara teknikal indeks pekan lalu ditutup melemah di zona merah dengan membentuk pola bearish continuation disertai dengan adanya volume signifikan.

Menurutnya, pelemahan IHSG akibat dari sentimen eksternal yang lebih mendominasi pergerakan bursa asia. “Hal ini karena AS-China masih melakukan aksi saling balas. Dan ada kabar bahwa China akan membalas AS dengan cara menjual kepemilikan obligasi pemerintah AS yang mempunyai tenor pendek,” katanya dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, transaksi berjalan di Indonesia mengalami defisit hingga US$6,96 milliar atau setara dengan 2,6 persen dari PDB.

“Indikator stochastic memasuki level jenuh jual (oversold). Untuk indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan menguat dengan range pergerakan 5.753-5.940.”

Apabila level resistent mayor 5.864 tertembus, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan akan mengalami teknikal rebound jangka pendek. Namun, waspada apabila level support 5.788 tertembus tidak menutup kemungkinan bagi indeks bergerak pada trend bearish continuation.

Saham-saham yang dapat dicermati MNCN, LPPF, GIAA, WIKA

Sementara itu, Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan IHSG hari ini bergerak pada kisaran 5.789 – 5.977.

Pekan ini ada pengumuman hasil rekapitulasi pemilu 2019 yang telah berlangsung dengan aman. Hasilnya akan memberikan kepastian kepada investor. “Hari ini peluang kenaikan masih akan terlihat.”

Saham-saham yang patut dicermati a.l. UNVR, GGRM, HMSP, BBCA, BBNI, KLBF, PWON, ASRI, dan JSMR.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top