Lelang SUN Cetak Rekor, Posisi Tawar Pemerintah Sangat Kuat

Hasil lelang surat utang negara atau SUN hari ini, menunjukkan kuatnya posisi tawar pemerintah hingga mencapai rekor baru Rp93,93 triliun.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  20:41 WIB
Lelang SUN Cetak Rekor, Posisi Tawar Pemerintah Sangat Kuat
Ilustrasi - www.hennionandwalsh.com

Bisnis.com, JAKARTA—Hasil lelang surat utang negara atau SUN hari ini, Selasa (26/2/2017) menunjukkan kuatnya posisi tawar pemerintah di tengah penawaran investor yang membeludak hingga mencapai rekor baru Rp93,93 triliun.

Adapun, dalam lelang hari ini, pemerintah melepas 6 seri SUN, terdiri atas 4 seri obligasi negara fixed rate dan 2 seri instrumen pasar uang surat perbendaharaan negara. Targetnya antara Rp15 triliun hingga Rp30 triliun.

Namun, kendati penawaran yang masuk sangat tinggi, pemerintah hanya menyerap sebesar Rp22 triliun atau 23% dari penawaran yang masuk.

Anup Kumar, Senior Fixed Income Analyst Bank Maybank Indonesia, mengatakan bahwa dalam lelang kali ini pemerintah dapat memanfaatkan peluang dengan sangat lihai dan tidak terlena dengan permintaan yang tinggi.

Anup mengatakan dalam lelang kali ini, selisih antara yield yang dimenangkan pemerintah dengan penawaran yield terendah adalah yang paling sempit sepanjang tahun ini.

Artinya, pemerintah hanya memenangkan investor yang memberikan penawaran pada imbal hasil terendah atau harga yang tertinggi. Harga yang didapatkan pemerintah ini bahkan lebih tinggi dibandingkan harga penutupan hari Senin kemarin.

Menariknya, kendati penawaran investor dalam lelang kali ini adalah yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, tetapi penyerapan pemerintah hanya Rp22 triliun. Ini justru nilai penyerapan terendah tahun ini.

Selain itu, meskipun penawaran tertinggi investor adalah pada instrumen tenor 5 tahun senilai Rp39,72 triliun, tetapi penyerapan pemerintah pada seri itu justru menjadi yang terendah, hanya Rp1,65 triliun.

Hal ini menunjukkan pemerintah berupaya memberi pelajaran pada pasar, bahwa keputusan pemerintah tidak dikendalikan oleh pasar.

“Butuh keberanian untuk mengambil langkah seperti ini. Namun, menurut saya, langkah yang diambil cukup tepat karena realisasi penerbitan SUN hingga lelang ini sudah mencapai 30% [dari target APBN 2019] atau mirip dengan realisasi penerbitan SUN pada tahun 2018,” katanya, Selasa (26/2/2019).

Hal menarik lainnya, penawaran yang tinggi dalam lelang kali ini berasal dari investor domestik. Investor asing hanya memberikan penawaran senilai Rp7,4 triliun, atau hanya sekitar 8% dari nilai penawaran yang masuk.

“Ini pertanda bagus untuk pasar obligasi kita. Euforia ini mungkin bisa berlangsung sampai esok,” katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sun

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup