Qatar Petroleum & Exxon Mobil Kolaborasi Garap LNG

Qatar Petroleum dan Exxon Mobil Corp sepakat berinvestasi dalam proyek senilai US$10 miliar untuk memperluas pabrik ekspor gas alam cair (LNG) di Texas, Amerika Serikat, Selasa (5/2).
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 06 Februari 2019  |  21:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Qatar Petroleum dan Exxon Mobil Corp sepakat berinvestasi dalam proyek senilai US$10 miliar untuk memperluas pabrik ekspor gas alam cair (LNG) di Texas, Amerika Serikat, Selasa (5/2/2019). Hal ini untuk memenuhi permintaan bahan bakar global.

Pembangunan proyek Golden Pass LNG di Sabine Pass, Texas, ini diperkirakan akan dimulai pada awal tahun ini. Proyek tersebut akan menambah kapasitas produksi sekitar 16 juta ton LNG per tahun, setelah dimulai pada 2024. Demikian menurut sumber yang mengetahui persoalan itu.

“Golden Pass akan menyediakan pasokan gas alam cair jangka panjang, dapat diandalkan ke pasar gas global, merangsang pertumbuhan lokal dan menciptakan ribuan lapangan kerja,” Kepala Eksekutif Exxon Darren Woods dikutip dari Reuters, Rabu (6/2/2019).

Woods dan Menteri Negara Urusan Energi Qatar Saad al-Kaabi menandatangani perjanjian di hotel Four Seasons di Washington di hadapan Menteri Energi AS Rick Perry.

Perry mengatakan, kesepakatan itu merupakan bukti bahwa dua produsen energi top dunia dapat bekerja sama dan saling mendukung. “Daripada [saling] menumbangkan pasar energi," katanya.

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah mempromosikan pengeboran gas dan ekspor LNG, sebagai upaya menawarkan alternatif gas bagi pelanggan gas di Eropa. Selain gas alam dari Rusia.

"Untuk memahami betapa pentingnya hal ini, bayangkan bagaimana perasaan Eropa ketika angin musim dingin mulai bertiup dan Rusia memegang katup pipa [kendali gas]," kata Perry.

Konsumsi LNG di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat dua kali lipat menjadi 550 juta ton per tahun pada 2030. Hal ini memicu perlombaan di antara perusahaan minyak dan gas yang ingin mendominasi pasar.

Dalam kesepakatan ini, Exxon memiliki 30% saham dan Qatar Petroleum memiliki 70 % di Golden Pass.

Ekspansi ini merupakan bagian dari rencana Qatar Petroleum untuk berinvestasi sekitar US$ 20 miliar di Amerika Serikat. Upaya ini untuk meningkatkan bisnis minyak dan gas mereka di luar negeri.

Qatar merupakan negara kecil teapi kaya. Negara itu adalah salah satu pemain paling berpengaruh di pasar LNG dengan produksi tahunan 77 juta ton. Mereka berencana untuk meningkatkan kapasitas 43% pada 2023-24.

Pada perdagangan Rabu (6/2/2019), pukul 16:50 WIB, harga gas alam di New York Mercantile Exchange untuk kontrak pengiriman Maret 2019 menguat 0,86% atau 0,023 poin di level US$2,685 per MMbtu. Sejak dibuka, harga gas sudah menguat 0,86% atau 0,023 poin menjadi US$2,685.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gas alam

Editor : Gajah Kusumo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top