Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TOP GAINERS : INPP Auto Reject, ISAT Terkerek Rumor Akuisisi

Berdasarkan data Bloomberg, saham emiten bersandi INPP tersebut memimpin penguatan saham (top gainers) setelah ditutup melonjak 25% atau 130 poin ke level Rp650 per lembar saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan otomatis (auto reject).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 09 Januari 2019  |  19:40 WIB
Karyawan beraktivvitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivvitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indonesian Paradise Property Tbk. membukukan kenaikan harga saham paling tajam pada perdagangan hari ini, Rabu (9/1/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, saham emiten bersandi INPP tersebut memimpin penguatan saham (top gainers) setelah ditutup melonjak 25% atau 130 poin ke level Rp650 per lembar saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan otomatis (auto reject).

Menempati posisi terkuat selanjutnya adalah saham PT Indosat Tbk. (ISAT) yang melonjak 24,65% atau 455 poin dan ditutup di level Rp2.250 per lembar saham.

Saham ISAT melonjak hari ini setelah beredar spekulasi bahwa saham ISAT akan dibeli oleh Viettel, perusahaan telekomunikasi asal Vietnam.

Presiden Direktur PT Indosat Tbk. Chris Kanter kemudian membantah isu akuisisi saham perseroan oleh Viettel yang merupakan perusahaan telekomunikasi asal Vietnam.

“Tidak ada pembicaraan itu [pembelian saham Indosat oleh Viettel] di pemegang saham,” katanya kepada Bisnis.com, Rabu (9/1/2019).

Sebelumnya, Presiden dan CEO Viettel Le Dang Dung menyampaikan kepada Reuters bahwa perusahaannya tengah dalam pembicaraan untuk membeli saham perusahaan telekomunikasi di Malaysia dan Indonesia.

Namun, dia tidak memberikan perincian mengenai perusahaan yang dimaksud.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan rebound dan ditutup menguat 0,15% atau 9,39 poin di level 6.272,24.

Adapun pada penutupan perdagangan Selasa (8/1), IHSG ditutup melemah 0,39% di posisi 6.262,85.

Sebelumnya, indeks mengawali perdagangan di zona hijau dengan dibuka menguat 0,53% atau 33,27 poin ke level 6.296,11. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.265,33 – 6.311,58.

Tujuh dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di zona hijau, didorong sektor pertanian dengan penguatan 1,80%, disusul sektor properti yang menguat 0,77%.

Di sisi lain, sektor konsumer dan infrastruktur yang masing-masing melemah 1,06% dan 0,17% menahan penguatan IHSG lebih lanjut.

Dari 623 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 225 saham menguat, 185 saham melemah, dan 213 saham stagnan.

Saham apa saja yang menjadi top gainers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode           Harga (Rp)(%)
INPP650+25,00
ISAT2.250+24,65
FOOD284+24,56
RELI410+23,49
ANDI2.400+23,39

 Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG top gainers
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top