Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Merdeka Copper Gold (MDKA) Moncer, Analis Bilang Begini

Analis merekomendasikan agar pelaku pasar memerhatikan kinerja PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) pada kuartal III/2018 sebelum memutuskan melakukan pembelian dalam jumlah besar.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 30 September 2018  |  21:29 WIB
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, (MDKA) Adi Adriansyah Sjoekri (tengah), General Manager Finance Suryadinata Tanu (kiri) dan General Manager Legal Eko Utomo Yuliawan, memberikan paparan publik, seusai RUPST dan RUPSLB di Jakarta, Senin (21/5/2018). - ANTARA/Audy Alwi
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, (MDKA) Adi Adriansyah Sjoekri (tengah), General Manager Finance Suryadinata Tanu (kiri) dan General Manager Legal Eko Utomo Yuliawan, memberikan paparan publik, seusai RUPST dan RUPSLB di Jakarta, Senin (21/5/2018). - ANTARA/Audy Alwi

Bisnis.com, JAKARTA — Analis merekomendasikan agar pelaku pasar memerhatikan kinerja PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) pada kuartal III/2018 sebelum memutuskan melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Analis FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menyampaikan, kinerja MDKA pada semester I/2018 memang mengalami peningkatan signifikan seiring dengan meningkatnya produksi emas dan perak. Diperkirakan, kinerja perseroan melanjutkan tren positif hingga akhir tahun.

Namun demikian, disarankan investor yang berminat masuk untuk menunggu hasil kinerja pada kuartal III/2018. Pasalnya, saham MDKA dinilai kurang likuid, dan kinerjanya baru membaik setelah tahun-tahun sebelumnya tertekan.

“Saya pikir untuk investor masuk harus berhati-hati dan mengonfirmasi dulu kinerja perseroan pada kuartal III/2018,” tuturnya kepada Bisnis, Minggu (30/9/2018).

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mendorong kinerja MDKA pada paruh kedua 2018. Pertama, potensi perbaikan harga komoditas andalan perseroan, yakni emas dan perak di pasar global.

Pada penutupan perdagangan Jumat (28/9/2018), harga emas spot naik 8,05 poin atau 0,68% menjadi US$1.190,88 per troy ounce. Sepanjang tahun berjalan harga terkoreksi 8,59%.

Dalam waktu yang sama, harga perak spot naik 0,40 poin atau 2,83% menjadi US$14,66 per troy ounce. Sepanjang 2018 harga melesu 13,47%.

“Secara teknikal, harga emas dan perak sudah mengonfirmasi adanya kenaikan sehingga harga berpeluang rebound,” tuturnya.

Faktor kedua, pencatatan hasil akuisisi tambang Wetar dalam laporan keuangan per September 2018. Dalam laporan keuangan per Juni 2018, manajemen MDKA juga menyatakan Finders Resources Limited (FRL) sebagai entitas anak usaha. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten merdeka copper
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top