Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Tujuan Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) Rights Issue 3,86 Miliar Saham

Emiten produsen dan perdagangan keramik PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. berencana menggelar penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan melepas sebanyak-banyaknya 3,86 miliar saham.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 03 September 2018  |  19:14 WIB
Ini Tujuan Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) Rights Issue 3,86 Miliar Saham
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen dan perdagangan keramik PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. berencana menggelar penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan melepas sebanyak-banyaknya 3,86 miliar saham.

Dalam prospektus yang dipublikasikan perseroan Senin (3/9/2018), emiten dengan kode saham IKAI tersebut melakukan rights issue dalam skema Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan harga penawaran Rp120 per saham. Dengan harga penawaran tersebut, maka Intikeramik Alamasri berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp463,9 miliar.

Para pemegang saham perseroan, yaitu PT Mahkota Properti Indo dan Wandervale Holdings Ltd. telah menyatakan kesanggupan untuk melaksanakan hak yang dimilikinya menjadi hak dalam PUT II perseroan.

Dana tersebut nantinya akan digunakan perseroan untuk beberapa keperluan. Pertama, sekitar 9% akan digunakan untuk mengakuisisi PT Saka Mitra Sejati dengan cara melakukan pembelian 875 saham, atau 70% darimodal ditempatkan dan disetor penuh Saka Mitra Sejati dari para pemegang sahamnya.

Kedua, sekitar 12% dana PUT II akan digunakan untuk mengakuisisi PT Hotel Properti Internasional dengan membeli 35.640 saham atau 99% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dari pemegang sahamnya.

Ketiga, sekitar 79% akan digunakan perseroan untuk modal kerja perusahaan dan entitas anak di masa depan seperti biaya renovasi, pengembangan usaha, dan biaya operasional. Pemberian modal kerja pada entitas anak akan dilakukan melalui pinjaman dan penyertaan modal dari IKAI.

Dalam keterangan resmi yang dipublikasikan awal Agustus 2018, manajemen IKAi menyebut akan mengakuisisi PT Hotel Properti Internasional dengan nilai transaksi mencapai Rp113,84 miliar. Perusahaan menargetkan pendapatan berulang dari usaha hotel dapat membangkitkan kinerja yang sempat rontok karena bankirnya keramik impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi Korporasi
Editor : Ana Noviani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top