Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Melambung & Masuk UMA, Saham TCPI Berakhir Merosot

Sempat dikenai penghentian perdagangan sementara dan beberapa kali masuk unusual market activity, saham PT Transcoal Pacific Tbk. ditutup melemah.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 24 Agustus 2018  |  19:58 WIB
Direktur PT Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna Setia (kanan), berbincang dengan Direktur Utama  PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) Dirc Richard Talumewo (kiri), dan Komisaris  Aliyah Sianne Salim di sela-sela pencatatan perdana saham PT  TCPI di Jakarta, Jumat (6/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Direktur PT Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna Setia (kanan), berbincang dengan Direktur Utama PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) Dirc Richard Talumewo (kiri), dan Komisaris Aliyah Sianne Salim di sela-sela pencatatan perdana saham PT TCPI di Jakarta, Jumat (6/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Sempat dikenai penghentian perdagangan sementara dan beberapa kali masuk unusual market activity, saham PT Transcoal Pacific Tbk. ditutup melemah.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (24/8/2018), saham emiten bersandi TCPI itu ditutup melemah 590 poin atau 18,15% ke level Rp2.660. Pagi tadi, saham TCPI dibuka pada level Rp3.250.

Suspensi terhadap saham TCPI dilakukan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Agustus lalu. Saham perseroan kembali bisa diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai pada 23 Agustus lalu.

Saham TCPI dicatatkan di pasar modal pada 6 Juli lalu dengan harga IPO hanya Rp138. Saham TCPI terus melonjak, bahkan pernah mencapai level Rp4.330.

TCPI adalah emiten transportasi pelayaran ini dipimpin oleh Dirc Richard Talumewo sebagai Direktur Utama. Sedangkan komposisi pemegang saham saat ini mayoritas dikuasai oleh PT Sari Nusantara Gemilang (56%), PT Karya Permata Insani (24%), dan saham publik (20%).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top