Profindo Sekuritas Indonesia: IHSG Masih Berjuang Pertahankan Penguatan

Profindo Sekuritas Indonesia memproyeksi IHSG secara teknikal, membentuk three white candlestick pattern yang mengindikasikan potensi menguat lanjutan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 Agustus 2018  |  09:10 WIB
Profindo Sekuritas Indonesia: IHSG Masih Berjuang Pertahankan Penguatan
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (26/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Profindo Sekuritas Indonesia memproyeksi IHSG secara teknikal, membentuk three white candlestick pattern yang mengindikasikan potensi menguat lanjutan.

Analis Yuliana menjelaskan hal tersebut terlihat dari pola indeks yang ditutup diatas garis MA5, RSI dan MFI bergerak flat. Sehingga diperkirakan Indeks pada hari ini mencoba untuk menguat dengan range pergerakan 5.934-6.034.

Saham yang diperhatikan adalah ADRO (buy), BBCA (buy), CTRA (buy), SMBR (buy), BRIS (buy), dan AALI (SoS).

Dalam perdagangan kemarin, IHSG berhasil rebound kemarin meskipun  sempat berbalik melemah menjelang penutupan sesi pertama akibat profit taking setelah mengalami kenaikan selama dua hari berturut-turut.

Asing mencatatkan net buy sebesar Rp550 miliar dengan saham BBCA dan BBRI menjadi net top buyer, sedangkan saham SMGR dan TLKM menjadi net top seller.

Sementara itu, Wall Street berakhir melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat dibayangi kembali memanasnya perang dagang dimana AS bersiap kembali untuk memberlakukan tambahan tarif impor baru sebesar US$ 16 miliar pada barang-barang China, dan China juga secara resmi telah menerapkan tarif impor balasan senilai US$16 miliar barang-barang dari AS bersamaan dengan pertemuan para pejabat dari kedua negara di Washington untuk membahas perdagangan.

Selain itu, potensi dampak politik dari masalah hukum dua mantan penasihat Presiden AS Donald Trump juga membebani sentimen investor. Dow Jones -0.30%, Nasdaq  -0.13%, dan S&P 500 -0.17%

Bursa Eropa juga berakhir melemah tipis dipengaruhi sentiment kembali memanasnya perang dagang sehingga membuat saham sektor sumber daya alam dan otomotif berjatuhan. FTSE 100 -0.15%, Stoxx600 -0.17%, CAC 40 -0.02% dan Dax -0.16%.

Harga minyak mentah dunia ditutup melemah tipis akibat profit taking setelah mengalami kenaikan tajam yang mencapai lebih dari tiga persen pada perdagangan Rabu waktu setempat. Selain itu, harga minyak turun tipis juga dipengaruhi kembali memanasnya ketegangan sengketa perang dagang antara AS dan China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top