Prediksi IHSG: Indeks Mencoba ke Area Resistan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan berada pada rentang gerak koreksi wajar di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang terus terjadi.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 23 Agustus 2018  |  07:59 WIB
Prediksi IHSG: Indeks Mencoba ke Area Resistan
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan berada pada rentang gerak koreksi wajar di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang terus terjadi.

Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pola penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih dapat terlihat dalam beberapa waktu mendatang.

"Selain itu fluktuasi harga komoditas masih turut memberikan penharuh terhadap pola gerak IHSG saat ini," katanya dalam riset yang dikutip Rabu (22/8/2018).

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menambahkan, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki kisaran pada level 5.911 hingga 5.877.

Sementara itu, resistan pertama maupun kedua memiliki kisaran pada level 5.965 hingga 5.877. Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Namun demikian stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

"Di sisi lain terlihat pola three outside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks, sehingga IHSG berpeluang menuju ke area resisten," jelasnya.

Pada perdagangan hari ini, Binaartha merekomendasikan saham AKRA, BMRI, PPRO, PTPP, SRIL, dan TPIA. Adapun saham yang direkomendasikan Indosurya adalah KLBF, SRIL, HMSP, PGAS, INDF, ASII, WSBP, TLKM, BBNI, dan BJTM.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top