Tekan Utang, Garuda Indonesia (GIAA) Buka Sejumlah Opsi Penggalangan Dana

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. terus bersiasat untuk menekan utang. Emiten bersandi GIAA itu akan melakukan berbagai pendanaan alternatif.
Tegar Arief | 31 Juli 2018 20:24 WIB
Direktur Utama Pelni Insan Purwarisya L Tobing (kiri) berbincang dengan Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury seusai penandatanganan kerja sama layanan kargo, di Jakarta, Kamis (24/5/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. terus bersiasat untuk menekan utang. Emiten bersandi GIAA itu akan melakukan berbagai pendanaan alternatif.

Sejumlah mekanisme pendanaan tersebut di antaranya menerbitkan global bond, sekuritisasi aset, sindikasi, dan menjalin kerjas ama dalam bentuk bilateral untuk menekan utang, terutama dari perbankan.

"Salah satunya adalah dengan bilateral, atau ada yang diperpanjang lagi jadi roll over biasa kemudian ada sindikasi," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Helmi Imam Satriyono di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/7/2018).

Sementara itu, untuk penerbitan global bond, menurut Helmi menjadi pilihan terakhir. Pasalnya bunga saat ini terlampau mahal sehingga dikhawatirkan tidak mendapat sambutan positif dari investor. Selain itu kondisi pasar global juga kurang mendukung.

Adapun terkait dengan sekuritisasi aset menjadi opsi terbuka bagi GIAA. Apalagi, rute andalan Garuda tidak hanya Jeddah Madinah. Artinya, ada banyak pilihan aset untuk disekuritisasi pada masa mendatang.

"Sekuritisasi aset saya kira akan terus berlanjut. Karena ini menarik dan rute andalan kami ada banyak," imbuhnya.

Tag : garuda indonesia
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top