Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Tesla Tambah Kepemilikan 72.500 Saham

Chief Executive Officer Tesla Inc Elon Musk membeli 72.500 saham biasa perusahaan berdasarkan informasi di laman U.S Securities dan Exchange Commission, Rabu (13/6/2018) waktu setempat.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 14 Juni 2018  |  04:51 WIB
Bos Tesla Tambah Kepemilikan 72.500 Saham
. - .
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA— Chief Executive Officer Tesla Inc Elon Musk membeli 72.500 saham biasa perusahaan berdasarkan informasi di laman U.S Securities dan Exchange Commission, Rabu (13/6/2018) waktu setempat.

Menurut informasi yang dilansir melalui Reuters, Kamis (14/6/2018) Musk membeli saham Tesla dengan harga US$342,44 dan US$347,44 per saham. Pembelian dilakukan melalui beberapa transaksi yang terjadi pada 12 Juni 2018 dan 13 Juni 2018.

Sebelum transaksi, Musk telah menjadi pemegang saham terbesar produsen mobil listrik tersebut. Dengan demikian, kini sang pendiri Tesla itu telah memiliki 33,74 juta saham atau setara dengan US$11,6 miliar.

Sebelumnya, Musk mengurangi 9% jumlah pekerja untuk menekan biaya perseroan. Pihaknya menyakatan pemangkasan dilakukan juga sebagai bentuk penyederhanaan struktur manajamen Tesla.

"Sebagai bagian dari upaya tersebut dan kebutuhan untuk mengurangi biaya sehingga menjadi menguntungkan, kami telah membuat keputusan sulit untuk melepaskan sekitar 9% dari rekan kami di seluruh perusahaan," ujarnya dikutip melalui Reuters, Kamis (14/6/2018).

Reuters mencatat Tesla mencoba menembus target produksi 5.000 mobil sedan Model 3. Selain itu, perusahaan juga terus menggelontorkan dana tunai untuk melakukan investasi proyek baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tesla Motors elon musk
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top