Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mirae Targetkan AUM Rp100 Miliar

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga Rp100 miliar pada tahun pertama beroperasinya platform transaksi reksa dana Maxfund.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 14 Mei 2018  |  16:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga Rp100 miliar pada tahun pertama beroperasinya platform transaksi reksa dana Maxfund.

Saat ini, dana yang berhasil dihimpun oleh perseroan tercatat senilai Rp8 miliar. Angka itu diklaim cukup tinggi karena operasional platform tersebut baru berjalan selama 2 bulan.

"Satu tahun pertama kami menargetkan AUM Rp50 miliar sampai Rp100 miliar," kata Head of Fund Service PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Samsul Rizal saat peluncuran Maxfund di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Hingga saat ini, jumlah manajer investasi yang memasarkan produknya melalui platform digital tersebut mencapai 22 perusahaan dengan 70 produk. Adapun penjualan sejauh ini tercatat mencapai Rp8,5 miliar.

Samsul menambahkan, perseroan akan membatasi jumlah manajer investasi tidak lebih dari 25 perusahaan. Sementara itu, evaluasi produk akan dilakukan selama enam bulan sekali dengan melibatkan tim internal Mirae dan perwakilan manajer investasi.

Hingga saat ini, produk yang paling laris di pasaran adalah reksa dana pasar uang yakni hingga 50%, kemudian reksa dana pendapatan tetap 30%, dan reksa dana saham dan reksa dana campuran yang masing-masing sebesar 10%.

"Total nasabah yang sudah register 2.000 orang. Kami yakin target akan tercapai apalagi return yang dihasilkan produk masih cukup bagus," imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam satu tahun terakhir return yang dihasilkan oleh produk-produk yang dipasarkan Maxfund cukup kompetitif.

Reksa dana pasar uang di kisaran 5%-7%, reksa dana pendapatan tetap 9%-11%, reksa dana campuran 15%, bahkan ada produk reksa dana saham yang menghasilkan imbal hasil hingga 28% dalam setahu terakhir.

Keuntungan dari layanan ini pertama bebas biaya transaksi. Hampir seluruh produk reksa dana yang tersedia dalam platform ini bebas biaya transaksi dengan minimum pembelian hanya Rp100.000.

Kedua adalah bisa diakses selama 24 jam, ketiga simpel karena satu akun untuk seluruh produk, dan keempat mudan serta user friendly. Karena situs ini memang dirancang untuk memudahkan nasabah dalam bertransaksi.

Direktur Henan Putihrai Asset Management Markam Halim menambahkan, dengan adanya platform digital tersebut maka perkembangan industri reksa dana di Tanah Air akan lebih berkembang.

"Saat ini jumlah reksa dana baik secara AUM maupun secara jumlah investor masih kalah dibandingkan dana pihak ketiga perbankan. Dengan platform ini nasabah akan semakin terbuka," kata dia.

Menurutnya, untuk mendukung perkembangan industri reksa dana maka perlu adanya kemitraan antara manajer investasi, perusahaan sekuritas, serta agen penjual efek reksa dana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mirae
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top