Serasi Autoraya Siap Rilis Obligasi Rp500 Miliar

Perusahaan penyedia jasa solusi transportasi terintegrasi, PT Serasi Autoraya siap menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I 2018 senilai Rp500 miliar.
Novita Sari Simamora | 27 Maret 2018 23:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan penyedia jasa solusi transportasi terintegrasi, PT Serasi Autoraya siap menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I 2018 senilai Rp500 miliar.

Dalam prospektus yang diterbitkan pada Selasa (27/3/2018), dana dari penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk modal kerja dalam menunjang kegiatan usaha. Obligasi ini pun memperoleh peringkat AA- dari PT Fitch Rating Indonesia (Fitch).

Dalam perencanaan, obligasi berkelanjutan I tahap I 2018 akan diterbitkan dalam tiga seri dengan tenor masing-masing 370 hari, 3 tahun dan 5 tahun. Adapun, total emisi obligasi berkelanjutan I Serasi Autoraya mencapai Rp2 triliun.

Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), untuk emisi yang disematkan peringkat AA dengan tenor setahun, 3 tahun dan 5 tahun masing-masing memiliki yield pada kisaran 7,8%, 8,2% dan 8,7% per tahun.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Serasi Autoraya adalah PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.

Pada 2017, perseroan melaporkan liabilitas konsolidasi senilai Rp3,8 triliun yang terdiri dari liabilitas jangka pendek senilai Rp1,8 triliun dan liabilitas jangka panjang senilai Rp1,99 triliun. Ekuitas yang dimiliki perseroan mencapai Rp2,31 triliun.

Sementara itu, total pendapatan yang dibukukan Serasi Autoraya per 2017 senilai Rp5,56 triliun, turun 14,32% dari posisi Rp6,49 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan pun berhasil menekan beban keuangan dari posisi Rp328,28 miliar pada 2016 menjadi Rp273,58 miliar pada 2017.

Penurunan beban keuangan pada 2017 disebabkan oleh penurunan pinjaman bank hingga Rp233,55 miliar. Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas perseroan per 2017 senilai Rp200,95 miliar, naik dua kali lipat dari posisi Rp100,41 miliar pada 2016.

Perseroan memiliki tiga unit usaha, pertama, unit usaha jasa solusi transportasi yang terdiri dari jasa penyewaan kendaraan, transportasi umum dan pengemudi. Kedua, unit usaha penjualan mobil bekas melalui outlet ritel dan lelang. Ketiga, unit usaha jasa-jasa logistik.

Tingkat rata-rata utilisasi penyewaan kendaraan perseroan pada 2017 mencapai 89,6%. Selain itu, pada 2017, segmen jasa penyewaan transportasi umum perseroan melakukan penambahan 47 unit bus sehingga total unit yang dioperasi 169 unit bus.

Tag : Obligasi
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top