KINERJA 2017: Pendapatan Pakuwon Jati (PWON) Tumbuh 18,1%

Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk. membukukan pendapatan bersih Rp5,72 triliun sepanjang 2017, meningkat 18,1% dibandingkan capaian 2016 senilai Rp4,84 triliun.
Emanuel B. Caesario | 22 Maret 2018 00:19 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk. membukukan pendapatan bersih Rp5,72 triliun sepanjang 2017, meningkat 18,1% dibandingkan dengan capaian 2016 senilai Rp4,84 triliun.

Minarto Basuki, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Pakuwon Jati, mengatakan bahwa di luar pos luar biasa berupa penalti atas penebusan utang obligasi sebesar Rp 138 miliar, laba komprehensif perseroan tumbuh 20,5% menjadi Rp2,14 triliun dibandingkan tahun 2016 Rp1,78 triliun.

Minarto mengatakan, komposisi pendapatan tahun 2017 terdiri atas 52% recurring revenue dan 48% development revenue, konsisten dengan strategi perseroan untuk tumbuh dengan komposisi pendapatan yang berimbang antara recurring dan development revenue.

Recurring revenue emiten dengan kode saham PWON ini pada tahun 2017 mencapai Rp2,95 triliun naik 15,7% dibandingkan tahun 2016 yang sebesar Rp2,55 triliun.

Peningkatan pendapatan berulang ini ditunjang antara lain kenaikan pendapatan dari pusat perbelanjaan Pakuwon Mall tahap 2 dan 3 yang telah dibuka Februari 2017 serta tambahan dari pusat-pusat perbelanjaan ritel dan hotel-hotel existing perseroan.

Development revenue perseroan tahun 2017 mencapai Rp2,76 triliun naik 20,8% dibandingkan tahun 2016 yang sebesar Rp2,29 triliun, karena pengakuan pendapatan dari penjualan apartemen Kota Kasablanka Tahap 2.

Realisasi marketing sales 2017 mencapai Rp2,5 triliun ditopang penjualan apartemen 62%, landed residential 30% dan kantor 8%.

Pengeluaran belanja modal 2017 yang telah dikucurkan oleh perseroan mencapai Rp2,05 triliun untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Kota Kasablanka Tahap 2, Tunjungan Plaza 6, dan Pakuwon Mall extention serta pembebasan tanah.

“Telah beroperasinya pusat perbelanjaan ritel Pakuwon Mall tahap 2 dan 3 (sejak Februari 2017) dan Tunjungan Plaza tahap 6 (sejak September 2017) akan memberikan tambahan pendapatan recurring penuh di tahun 2018,” kata Minarto dalam siaran pers, Rabu (21/3/2018).

Development revenue PWON juga akan terus tumbuh dengan pengakuan pendapatan atas penjualan apartemen baru di Superblok Pakuwon Mall, apartemen dan office di Kota Kasablanka tahap 2, landed residential di Pakuwon City dan Grand Pakuwon.

Tag : pakuwon jati
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top