PASAR OBLIGASI: Pelaku Pasar Tunggu FOMC Minute, Harga SUN Bergerak Terbatas

MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Rabu (21/2/2018) harga Surat Utang Negara atau SUN di pasar sekunder akan bergerak terbatas di tengah pelaku pasar yang masih menantikan FOMC Minute yang akan dimulai pada esok hari.
Emanuel B. Caesario | 21 Februari 2018 08:40 WIB
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Rabu (21/2/2018) harga Surat Utang Negara atau SUN di pasar sekunder akan bergerak terbatas di tengah pelaku pasar yang masih menantikan FOMC Minute yang akan dimulai pada esok hari.

"Adapun harga SUN akan cenderung mengalami kenaikan didukung oleh kemungkinan adanya penguatan pada nilai tukar rupiah pada hari ini," ungkap I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, dalam riset harian, Rabu (21/2/2018).

Sejumlah seri yang direkomendasikaan Made untuk ditransaksikan hari ini yakni seri FR0069, FR0053, FR0061, FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, FR0072, dan FR0075.

Adapun, minimnya katalis dari dalam dan luar negeri mendorong terbatasnya pergerakan imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin, Selasa (20/2/2018).

Nilai tukar rupiah yang masih mengalami pelemahan pada sepekan terakhir mendorong hasil lelang penjualan SBSN kemarin mengalami penurunan dibandingkan dengan lelang pada dua pekan lalu.

Selain itu, imbal hasil surat utang regional maupun global yang masih mengalami tren kenaikan juga menjadi katalis negatif pada perdagangan kemarin untuk imbal hasil SUN.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 4 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) naik berkisar antara 1 - 3 bps dengan harga turun hingga sebesar 6 bps.

"Adapun secara teknikal, harga SUN pada tenor pendek terlihat mengalami tren sideways, sementara tenor panjang masih mengalami tren penurunan harga," kata Made.

Tag : sun
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top