Paytren Mulai Berhitung Untuk Borong Saham Bank Muamalat

Paytren belum bersedia memberikan penjelasan terkait kesiapan dana perseroan berminat mengakuisisi Bank Muamalat. "Kami masih melakukan penghitungan internal," ujarnya.
Tegar Arief | 14 Februari 2018 11:02 WIB
Bank Muamalat - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kabar mengenai pembeli saham Bank Muamalat mulai liar setelah PT Minna Padi investama Sekuritas Tbk. (PADI) menyatakan mundur sebagai pembeli siaga beberapa waktu lalu.

Setelah sebelumnya CEO Paytren Yusuf Mansur menyatakan tertarik terhadap Bank Muamalat, kabar terbaru Direktur Utama Paytren Aset Manajemen Ayu Widuri juga menyatakan berminat untuk membeli saham bank tersebut. "Insyaallah [akan melakukan pembelian saham Bank Muamalat], kata Ayu Widuri kepada Bisnis.com, Rabu (14/2/2018).

Namun sayangnya, Ayu masih belum bersedia mengungkap rincian mengenai hal tersebut, termasuk asal sumber dana, serta nilai yang disiapkan untuk melakukan pembelian.

Dia juga belum bersedia untuk memberikan penjelasan terkait alasan perseroan berminat mengakuisisi Bank Muamalat. "Kami masih melakukan penghitungan internal," ujarnya.

Minna Padi Investama Sekuritas (PADI), pekan lalu memutuskan untuk tidak lagi menjadi pembeli siaga Bank Muamalat. Padahal beberapa waktu lalu perseroan telah menyetor dana Rp1,7 triliun ke rekening escrow, yakni rekening sementara yang digunakan penjual dan pembeli untuk menampung dana pembayaran.

Tag : bank muamalat
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top