Rekomendasi Pasar: Rupiah Melemah, SUN Tertekan

Berlanjutnya tekanan terhadap nilai tukar rupiah berpotensi menekan harga surat utang negara pada perdagangan hari ini, Kamis (7/12/2017).
Emanuel B. Caesario | 07 Desember 2017 10:22 WIB
Memantau layar surat utang negara - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Berlanjutnya tekanan terhadap nilai tukar rupiah berpotensi menekan harga surat utang negara pada perdagangan hari ini, Kamis (7/12/2017).

I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, mengatakan bahwa imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin, Rabu (6/12/2017) bergerak terbatas dengan kecenderungan mengalami penurunan di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

Kemarin, nilai tukar rupiah ditutup naik 27 poin atau melemah 0,19% ke level Rp13.546/US$ setelah bergerak di kisaran Rp13.517--Rp13.548/US$. Adapun, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika terjadi jelang data tenaga kerja Amerika pada esok hari.

Made mangatakan, imbal hasil cenderung mengalami penurunan pada perdagangan kemarin didorong oleh masih tingginya volume perdagangan yang terjadi pada perdagangan kemarin.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 4 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) turun berkisar antara 2 - 3 bps dengan harga naik hingga sebesar 4 bps.

Adapun secara teknikal, harga SUN dengan tenor pendek masih mengalami tren kenaikan, tetapi pada tenor panjang terlihat bergerak di area konsolidasi.

"Pada perdagangan hari ini kami perkirakan harga SUN akan bergerak secara terbatas dengan peluang mengalami penurunan di tengah kemungkinan berlanjutnya tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Adapun harga SUN dengan denominasi dollar Amerika kami perkirakan akan mengalami kenaikan di tengah imbal hasil surat utang global cenderung mengalami penurunan," ungkap Made dalam riset harian, Kamis (7/12/2017).

Sejumlah seri yang direkomendasikan hari ini yakni seri FR0069, FR0053, FR0070, FR0073, FR0065, FR0068, dan FR0072.

Kemarin, sebagian besar seri acuan SUN mengalami koreksi harga dan peningkatan yield.

FR61: 6.009% -0.15 bps, harga 0.6 bps
FR59: 6.501% 0.42 bps, harga -3.0 bps
FR74: 7.035% 0.26 bps, harga -2.4 bps
FR72: 7.244% 0.65 bps, harga -7.0 bps

Sementara itu, imbal hasil surat utang global kompak turun.

UST 10Y: 2.340% -0.013 bps
UST 30Y: 2.728% -0.004 bps
Gilt 10Y: 1.229% -0.036 bps
Bund 10Y: 0.305% -0.009 bps

SUN kemarin diperdagangkan dengan volume senilai Rp11,50 triliun dari 43 seri, nilai seri acuan sebesar Rp1,72 triliun. Volume Corporate Bond senilai Rp943,18 miliar dari 52 seri.

Tag : Obligasi, sun
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top