KGI SEKURITAS: Rekomendasi Saham BBTN, ASII, HRUM, ADHI

PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (23/3/2017) bergerak di kisaran support 5.490-5.510-5.410-5.310, dan resisten 5.600-5.690
Linda Teti Silitonga | 23 Maret 2017 05:56 WIB
Mengamati pergerakan garga saham. - .Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA- PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (23/3/2017) bergerak di kisaran support 5.490-5.510-5.410-5.310, dan resisten 5.600-5.690.

“IHSG jenuh beli, namun koreksi terbatas,” kata Periset Senior KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko dalam risetnya.

Dikemukakan IHSG sudah masuk ke daerah jenuh beli yang terlihat pada indicator stochastic harian selama lebih dari seminggu, tapi potensi koreksi terbatas.

Mengingat secara trenn, IHSG sudah dalam fase strong short dan medium term uptrend.

“Rekomen akumulasi saham big cap index driver dan lapis dua pilihan pada fase konsolidasi untuk kontinuasi kenaikan berikutnya,” kata Yuganur dalam risetnya.

KGI Sekuritas merekomendasikan saham berikut:.


Bank BTN (BBTN) (Trading target: Rp.2.375-2.500)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten perbankan ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp.2.375-2.500

Entry (1) Rp.2.145, Entry (2) Rp.2.115, Cut loss point: Rp.2.015

Astra International (ASII) (Trading target Rp.8.900)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten big cap index driver ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp.8.900.

Entry (1) Rp.8.350, Entry (2) Rp.8.250, Cut loss point: Rp.8.150

Harum Energy (HRUM) (Trading target Rp.2.500-2.750)

Harga komoditas yang mulai rebound dari low 10 tahun terakhir setelah tertekan sekian lama membuat emitten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium-term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp.2.500-2.750.

Entry (1) Rp.2.340, Entry (2) Rp.2.280, Cut loss point: Rp.2.210

Adhikarya (ADHI) (BUY) (Trading Target: Rp.2.575-2.675)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten konstruksi ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp.2.575-2.675.

Entry (1) Rp.2.420, Entry (2) Rp.2.375, cut loss point: Rp.2.295

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top