Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MANDIRI SEKURITAS: Rekomendasi Beli Saham BSDE, Target Harga Rp2.570

Mandiri Sekuritas rekomendasikan beli saham PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) dengan target harga Rp2.570.nn
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 08 Februari 2017  |  20:43 WIB
Bursa Efek Indonesia. - .
Bursa Efek Indonesia. - .

Bisnis.com, JAKARTA -- Mandiri Sekuritas rekomendasikan beli saham PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) dengan target harga Rp2.570.

BSDE menargetkan pendapatan prapenjualan 2017 sebesar Rp7,2 triliun, naik 16% dari pencapaian tahun lalu Rp6,2 triliun. Perseroan akan membidik penjualan dari segmen rumah seharga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar.

Dari target tersebut, anak usaha patungan (JV) dengan Mitsubishi Rp840 miliar sudah termasuk di dalamnya.

Ferdy Wan, Analis Mandiri Sekuritas, tetap meyakini BSDE dapat mencapai target marketing sales. Sebab, perusahaan mendapatkan transaksi JV Mitsubishi senilai Rp840 miliar dan penjualan lahan ke JV jalan tol senilai Rp600 miliar-Rp800 miliar.

"Kami masih tetap positif terhadap kinerja emiten yang menawarkan risiko minimum baik dari sisi marketing sales dan laba untuk 2017," tulis Ferdy dalam riset yang terbit pada Rabu (8/2/2017).

Ketika JV Mitsubishi dan JV jalan tol memberikan keyakinan terhadap pencapaian target marketing sales, penjualan program price amnesty sekitar Rp2,1 triliun seharusnya dapat memberikan kepastian terhadap laba karena emiten bisa mendapatkan penjualan langsung dari persediaan.

Ferdy merekomendasikan beli saham BDE dengan target harga Rp2.570. Saham BSDE ditransksikan pada valuasi rasio harga saham per laba (PE ratio) 2017 sebesar 13,7 kali dan terdiskon 60% terhadap nilai aset bersih (NAV). Risiko kunci adalah ketidakpastian terhadap pajak lahan menganggur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bsde
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top