Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA AS PEKAN DEPAN: Berpotensi Dikuatkan Saham Perbankan, Pasar Tunggu Pidato Pelantikan Trump

Perolehan laba bank-bank di Amerika Serikat (AS) yang berada di atas perkiraan pada kuartal.IV/2016, berpeluang melambungkan saham-saham sektor tersebut selama sepekan ke depan
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 14 Januari 2017  |  15:07 WIB
Bursa AS bakal dikuatkan saham perbankan pada pekan depan. - .Reuters
Bursa AS bakal dikuatkan saham perbankan pada pekan depan. - .Reuters

Bisnis.com, NEW YORK—Perolehan laba bank-bank di Amerika Serikat (AS) yang berada di atas perkiraan pada kuartal.IV/2016, berpeluang melambungkan saham-saham sektor tersebut selama sepekan ke depan.

Tercatat, Wells Fargo & Co, JPMorgan Chase & Co, dan Bank Of America dalam laporannya pada Jumat (13/1/2017) waktu setempat, berhasil meraup laba lebih tinggi dari perkiraan pada Oktober-Desember 2016.

Catatan positif itu berhasil mendorong Indeks S&P 500 ditutup naik 4,2 poin atau 0,18% ke level 2.274,64 pada penutupan perdagangan Jumat (13/1/2017). Sementara itu, untuk indeks sub-sektor perbankan S&P 500 berhasil naik 2,3% atau menjadi level tertinggi sejak Februari 2008.

“Pekan depan akan menjadi momen kenaikan saham sektor ini. Bank-bank besar lain akan menyusul memberikan laporan. Hasil mereka cenderung baik dan akan memberikan prospek positif, sehingga akan memunculkan ruang untuk keuntungan yang lebih besar,” kata John Praveen, Kepala Strategi Investasi Prudential International Investments Advisers LLC di Newark, New Jersey, Sabtu (14/1/2017) seperti dikutip Reuters.

Seperti diketahui, bank-bank AS yang akan merilis laporan keuangannya pada pekan depan adalah Morgan Stanley (MS.N) yang rencananya akan merilis pada Selasa (17/1). Sementara itu Citibank pada Rabu (18/1) dan BB & T Corp, KeyCorp serta Bank of New York Mellon Corp pada Kamis (19/1)

“Kita masih melihat sektor ini memberikan prospek yang baik, meskipun ketidakpastian masih berpeluang mengganggu pada tahun ini. Namun, saya prediksi perbankan akan menjadi sektor yang cukup mendukung ekonomi AS pada tahun ini,” kata Fred Cannon, Direktur Penelitian KBW di New York.

Selain mengamati pergerakan saham perbankan, investor juga diperkirakan akan menunggu pidato resmi Donald Trump saat dilantik menjadi Presiden AS pada Jumat (20/1/2017). Para investor menanti apakah Trump masih setia dengan janji-janjinya pada masa kampanye, terutama terkait kebijakan ekonominya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top